Warga Minta Pilkades Patowanua Diulang – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Kolaka Utara

Warga Minta Pilkades Patowanua Diulang

Masyarakat berorasi di depan kantor Dinas PMD Kolaka Utara meminta digelarnya PSU Pilkades di Desa Patowanua.FOTO:Suleha/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Lasusua–Pemilihan kepala desa secara serentak yang baru saja usai digelar di Bumi Patampanua, nampaknya menyisahkan masalah. Sebab, puluhan warga desa Patowanua, kecamatan Lasusua, yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkades mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan kantor DPRD Kolaka Utara, yang dianggap tidak netral, Rabu (10/5) lalu.

Kekecewaan tersebut dipicu karena selama proses pemungutan suara, panitian Pilkades tindak menyiapkan tinta sebagai tanda masyarakat telah menyalurkan hak suaranya, sehingga kejadian tersebut mengakibatkan masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya hingga tiga kali.
Seperti yang diungkapkan oleh Emil Halim dalam orasinya, bahwa proses Pilkades telah dinodai dengan perlakuan oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga pelaksanaan Pilkades harusnya dilaksanakan sesuai dengan aturan, sehingga tidak terjadi konflik pada masyarakat, diapun meminta panitia pelaksana Pilkades harus diproses secara hukum dan dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
“Kami menilai ada kecurangan dalam Pilkades ini, kenapa pada saat proses pemilihan tidak ada tinta sehingga rawan terjadinya kecurangan dan kami meminta panitia pelaksana tingkat desa, diproses secara hukum dan segera dilaksanakan PSU,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kolaka Utara Taufiq Burhan menyatakan, dalam proses Pilkades ini perlengkapan pemungutan suara seperti tinta tidak disebutkan secara detail dalam Perda, sehingga panitia tingkat kabupaten tidak menyiapkan tinta tersebut, melainkan inisiatif dari panitia tingkat desa untuk mengadakannya. “Untuk pemungutan suara ulang dalam proses Pilkades, tidak ada aturan yang menyatakan bahwa saat terjadi sengketa Pilkades maka hasil Pilkades sebelumnya dapat dibatalkan, jika ada mari kita kaji bersama,” katanya dihadapan para demonstran.
Sementara anggota DPRD Kolaka Utara Anzar Ahosa menyatakan, Senin depan pihaknya akan memanggil panitia tingkat desa Patowanua, pengawas dan BPD-nya sehingga masalah di desa tersebut dapat diselesaikan segera. “Senin jam ke-2 kita bertemu lagi dan kami akan memanggil panitia, pengawas dan BPD desa Patowanua, sehingga akar masalahnya dapat diketahui dan dapat segera diselesaikan,” imbuhnya. (cr2)

Click to comment

The Latest

To Top