Operasi Patuh–Tak Punya SIM, Didenda Rp1 Juta – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Operasi Patuh–Tak Punya SIM, Didenda Rp1 Juta

Puluhan kendaraan roda dua terjaring dalam Operasi Patuh 2017 yang digelar Satlantas Polres Muna di jalan Baypas Kota Raha.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat terjaring operasi patuh 2017, yang digelar Satlantas Polres Muna di jalan Baypas kota Raha, Selasa (9/5) siang.
Kasat Lantas Polres Muna AKP Alfin mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk menertibkan pengendara dalam berlalulintas, selain itu juga, untuk menekan angka kecelakaan lalulintas (laka lantas) diwilayah hukum polres Muna yakni Muna, Buna Barat dan Buton Utara. “Operasi patuh dimulai hari ini (9/5) sampai Senin (22/5),” ujarnya
Lanjut Perwira polisi berpangkat tiga balok dipundak ini mengatakan, dihari pertama operasi patuh diberlakukan di dalam kota Raha, Satlantas Polres Muna menilang sedikitnya 25 kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran seperti tidak punya SIM, tidak menggunakan helm standar, dan tidak mempunyai STNK. “Ini operasi terpadu yang melibatkan Dishub dan POM. Tetapi, untuk menilang tetap dari pihak lalu lintas,” kata pria yang akrab disapa bang Alfin ini.
Selain itu, kata eks Kasat Lantas Polres Buton ini, ada yang berbeda dalam proses penilangan operasi patuh kali ini yang diterapkan diwilayah hukum polres Muna, karena Satlantas polres Muna sudah menerapkan tilang online atau eloktronik tilang dengan nama operasinya “Sidang di tempat E-Tilang,”. “Tilang online diberikan kepada pelanggar dengan blanko biru, kalau blanko merah yang diberikan pada pelanggar, pelanggar tersebut harus tunggu putusan pengadilan. Setelah itu baru bayar sama degan tilang online,” ungkapnya
Berikut, Alfin menerangkan proses pembayaran tilang online (E-Tilang. Red) “Misalnya Akhir melanggar tidak pakai helm, ketika diberhentikan ternyata Ia tidak memiliki SIM. jadi Akhir dikenakan 2 pasal yakni SIM dan helm. Denda tidak memiliki SIM Rp1.000.000 kalau tidak menggunakan helm dendanya Rp250.000. Jadi, totalnya Rp1.250.000. Apabila ditilang online, maka petugas akan memberikan tilang warna biru beserta kode briva dan membayar di BRI. Apabila Akhir sudah membayar maka Ia menunjukan dan memberikan bukti pembayaran tersebut pada petugas. Maka barang buktinya diambil,” jelasnya.
Polres Konsel Terjunkan 15 Personel
Kasat Lantas Polres Konsel Iptu Izack SH menjelaskan, sasaran operasi patuh kali ini yakni pengguna jalan yang tidak patuh atau tertib dalam berlalu lintas.
“Kita juga menurunkan sebanyak 15 personel untuk mengawal operasi patuh anoa 2017,” jelasnya.
Untuk giat operasi patuh hari ini, lanjut dia yakni melakukan razia stasioner dijalan poros Punggaluku. Tepatnya didepan SMPN 2 Konsel, dengan melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan serta kelengkapan kendaraan.
“Giiat hari ini dimulai jam 14.00 wita dan berakhir pada jam 15.00 wita, dari giat operasi tersebut diperoleh hasil sebanyak 18 lembar tilang yang diberikan kepada pengguna jalan pelanggar aturan lalulintas,” rincinya.
Izack berharap kepada masyarakat Konsel selaku pengguna jalan, agar sebelum keluar rumah baiknya memeriksa terlebih dahulu kelengkapan surat-surat kedaraannya.
“Selain itu wajib mematuhi aturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan,” harapnya.
Giat operasi patuh hari ini diawali dengan pelaksanaan apel gelar pasukan operasi patuh 2017, bertempat di lapangan apel Mapolres Konsel, dipimpin oleh Kapolres Konsel AKBP Yeyen Lesmana, SIK dan dihadiri Ketua DPRD Konsel, Sekda, Kajari, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Andoolo, Dandim 1407 Kendari, Kadis Perhubungan, Kabag, Kasat, Kapolsek, Para Perwira dan personil Polres Konsel.
Bertindak selaku Komandan Apel Ipda Yusran Yoyo, SIP dengan peserta apel terdiri dari 1 Peleton TNI, gabungan staf Polres, Sat Lantas, gabungan Bhabinkamtibmas, gabungan Sat Reskrim, Sat Intelkam dan Sat Narkoba, Sat Pol PP, 1 Peleton Dishub serta 1 Peleton Senkom.
Polres Konawe Terapkan Dua Cara
Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Jumiran mengatakan, operasi ini ditujukan untuk menjaring pengendara-pengendara nakal sehingga tindakan yang diambil sangat tegas. Soal teknis, perwira tiga balak ini menjelaskan, operasi ini akan dilakukan secara masif di seluruh wilayah hukum Sat Lantas Polres Konawe, termasuk wilayah Konawe Utara (Konut).
“Semua akan kita jaring. Sehingga masyarakat kita harapkan agar melengkapi semua kelengkapan, bukan hanya pengendara, namun kendaraan pun harus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dan ini berlaku untuk semua, baik roda dua maupun roda empat,” terang AKP Jumiran saat ditemui usai gelar pasukan di halaman Mapolres Konawe, Selasa (9/5) tadi.
Menurut AKP Jumiran, operasi ini bukan sekedar menjaring pengendara nakal, namun tujuan lainnya agar pengendara-pengendara yang masih belum memiliki kelengkapan bisa termotivasi untuk melengkapi surat kendaraannya, sehingga nyaman dan tentram dalam berkendara.
AKP Jumiran menjelaskan, operasi ini akan dilakukan dengan dua cara, pertama terpusat dan kedua mobile, artinya operasi patuh anoa ini akan mengikut pada kondisi di lapangan, waktunyapun tak ditentukan baik itu pagi, siang maupun sore hari. Sehingga, kata AKP Jumiran, pengendara harus selalu siap dengan kemungkinan operasi yang dilakukan kapanpun dan dimanapun.
“Diharapkan, dengan operasi ini bisa menekan angka kecelakan lalulintas. Utamanya kesadaran lalulintas harus ditingkatkan, sehingga semua bisa berkendara dengan aman,” tutup Jumiran. (m1/k5/m4)

Click to comment

The Latest

To Top