Pertumbuhan Industri Ditopang Laju Investasi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

Pertumbuhan Industri Ditopang Laju Investasi

KOLAKAPOS, Jakarta–Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa pertumbuhan industri nasional salah satunya ditopang laju investasi di dalam negeri yang semakin meningkat.

“Yang terpenting saat ini adalah iklim bisnis di Tanah Air tetap kondusif. Apalagi, pemerintah telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan ekonomi. Beberapa sektor seperti industri otomotif, tekstil, dan olahan susu telah merealisasikan investasinya,” jelas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta.

Menurutnya, pemerintah menargetkan realisasi penanaman modal di dalam negeri mampu menopang pertumbuhan ekonomi tahun 2017. Diharapkan, separuh investasi berasal dari kontribusi sektor industri.

Untuk menarik investasi sektor industri di Indonesia, pemerintah terus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam perizinan investasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan kawasan industri. Serta pemberian insentif fiskal berupa tax allowance dan tax holiday.

Beberapa kawasan industri di Tanah Air juga telah siap diisi investor dan didukung dengan fasilitas penunjang, seperti pelabuhan dan infrastruktur lain. Misalnya, Kawasan Industri Sei Mangkei Sumatera Utara yang difokuskan pada pengembangan oleokimia, Kawasan Industri Dumai Riau, dan Kawasan Industri Berau Kalimantan Timur yang akan dibangun sebagai Palm Oil Green Economic Zone (POGEZ).

Selain itu, Kawasan Industri Morowali Sulawesi Tengah dan Kawasan Industri Konawe Sulawesi Tenggara yang menjadi pusat pengembangan industri smelter berbasis nikel.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami juga mendorong percepatan pembangunan kawasan industri di Tanjung Buton, Tanah Kuning, Gresik, Kendal, dan Serang. Hingga saat ini, sebanyak 73 kawasan industri yang telah beroperasi di seluruh Indonesia,” ungkap Airlangga.

Merujuk data Badan Kerja Sama Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sektor industri pada triwulan I-2017 sebesar Rp 27,21 triliun atau tumbuh 6,88 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 25,45 triliun. Investasi sektor industri memberi kontribusi sebesar 39,57 persen dari total investasi PMDN triwulan I-2017 sebesar Rp68,76 triliun. Sedangkan, nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) sektor industri triwulan I-2017 mencapai USD 3,23 miliar. Investasi PMA sektor industri memberikan kontribusi 44,31 persen dari total investasi triwulan I-2017 sebesar USD 7,29 miliar. (rmol.co)

Click to comment

The Latest

To Top