Bupati Koltim : Raperda Harus Sesuai Kebutuhan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Bupati Koltim : Raperda Harus Sesuai Kebutuhan

KOLAKAPOS, Tirawuta–Penyusunan Raperda harus sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Drs H Tony Herbiansyah MSi, mengingatkan, penyusunan rancangan peraturan daerah (raperda) harus sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan daerah.

Hal ini disampaikan bupati saat membuka rapat tim koordinasi penyusunan raperda lingkup Pemkab Koltim di Aula Kantor Bupati Koltim, Kamis (4/5), yang dihadiri Wakil Bupati Hj Andi Merya Nur SIP dan sejumlah pimpinan SKPD.

Dikatakan, diantara raperda yang sangat prioritas untuk dibahas dan ditetapkan menjadi perda adalah raperda agrobisnis, raperda Perlindungan Tanaman Perkebunan, raperda pemeliharaan peternakan dan pakan ternak, raperda penyelenggaraan kearsipan dan raperda perlindungan anak.

Ia menekankan agar raperda yang diusulkan harus punya ikatan hukum untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Koltim yakni mewujudkan Koltim sebagai daerah yang unggul dan berdaya saing dibidang agrobisnis. Seperti perkebunan kakao, karena di pusat, Kolaka Timur disebut sebagai pengembangan kakao dan jangan sampai punah. Lalu, Koltim juga banyak sumber makanan ternak misalnya dengan memanfaatkan jerami.

Masih kata bupati mencontohkan Stadion Lakidende di Kendari hanya karena tidak miliki arsip, sehingga masih dilihat kelemahannya. Olehnya itu hal seperti harus dijaga. Termasuk perda anak lanjutnya banyak hal yang harus diperhatikan sehingga ini menjadi urgen di Koltim.
Ketua DPW Partai Nasdem Sultra ini mencontohkan mempekerjakan anak di bawah umur adalah pidana. Untuk mengantisipasi ini, agar diinventarisasi anak usia sekolah yang putus sekolah untuk ikut wajib belajar karena di usia sekolah tidak boleh dipekerjakan.

Bupati mengatakan, salah satu penilaian untuk kemajuan satu DOB adalah seberapa banyak produk perda yang dihasilkan bersama legislatif atau DPRD. Di akhir sambutan, beliau kembali menekankan agar raperda yang diusulkan disesuaikan dengan kondisi daerah dan produk baru.(PKKP).(m2/b/hen)

Click to comment

The Latest

To Top