Pelaksanaan UNBK Berjalan Lancar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pelaksanaan UNBK Berjalan Lancar

ILustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan sederajat di Kota Makassar berjalan lancar. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melakukan pemantauan jalannya pelaksanaan UNBK di SMPN 5 Makassar.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar Ismunandar, Danny sapaan akrab wali kota memantau peserta ujian serta kelengkapan fasilitas berupa komputer yang telah terkoneksi dengan jaringan internet. Di SMPN 5 membuka tiga ruangan ujian, dan tiap ruangan diisi 30 peserta.
Menurut Danny, pelaksanaan UNBK di sekolah cukup baik dan dapat meminimalisir terjadinya kecurangan dalam pengisian lembar jawaban dengan cara memunculkan soal yang berbeda-beda di setiap monitor komputer.
Selain dengan tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyontek, pelaksanaan UNBK justru dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta mengisi jawaban soal yang ada.
“UNBK memiliki integritas yang baik bagi anak didik dan juga meningkatkan rasa percaya diri dalam menjawab soal sesuai kemampuannya,” kata Danny.
Tidak jauh beda dengan pelaksanaan UNBK di SMPN 5 Makassar, SMPN 13 Makassar juga melaksanakan UNBK dengan membuka tiga ruangan dengan tiga sesi. Tiap sesi, diikuti dengan 40 peserta dengan soal yang berbeda-beda. Untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan UNBK, pihak sekolah menyediakan clien cadangan dan server cadangan.
“Pelaksanaan UNBK di sekolah kami berlangsung dari pukul 08:00 wita sampai dengan sore. Karena kita bukan dengan tiga sesi yang dimana tiap sesi diikuti 40 peserta dengan durasi dua jam. Total peserta yang terdaftar ada 350 peserta dan real siswa kami atau tidak ada peserta dari luar yang ikut ujian di sekolah kami,” katanya.
Dia berharap pelaksanaan UNBK di Kota Makassar dapat terus berjalan baik dan aman seperti pada pelaksanaan di hari pertama yang tidak ditemukan atau dirasakan adanya kendala baik di jaringan, listrik maupun perangkat.
Di SMPN 33 Makassar, untuk mengantisipasi adanya gangguan khususnya pada listrik, pihak sekolah menyediakam genset untuk dapat membantu ketika terjadi pemadaman pada saat pelaksanaan ujian. Bukan hanya itu, pihak sekolah juga tetap menyediakan clien cadangan dan server cadangan.
“UNBK yang kita laksanakan dengan membuka enam ruangan dengan tiga sesi yang masing-masing sesi diisi 20 peserta. Kita sengaja membuka enam ruangan supaya peserta ujian tidak terlalu padat dalam ruangan dan kepanasan. Kalau cadangan kita sediakan enam server dan lima clien cadangan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Ismunandar mengatakan, jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya. “Untuk 2017 jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun lalu kalau tidak salah hanya ada lima sekolah yang melaksanakan UNBK selebihnya ujian tulis, yaitu SMPN 6 Makassar, SMPN 12 Makassar, MTs Model Makassar, SLTP Nusantara, dan Makassar Internasional School,”ungkap Ismunandar.
Ismunandar menambahkan tidak semua sekolah di Kota Makassar mampu menggelar UNBK secara mandiri dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana, seperti komputer, sehingga pihak sekolah terpaksa harus menggunakan fasilitas yang terdapat di sekolah lain.
“Hanya 141 sekolah yang mampu melaksanakan UNBK secara mandiri. Sementara 114 sekolah lainnya, akan melaksanakan UNBK dengan menggunakan komputer yang ada di SMA (Sekolah Menengah Atas) atau SMK (Sekolah Menengah Kejuruan),” tambahnya. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top