Bangunan Gedung Wajib Pasang CCTV–Perwali CCTV Resmi Ditetapkan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Bangunan Gedung Wajib Pasang CCTV–Perwali CCTV Resmi Ditetapkan

KOLAKAPOS, Makassar–Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menetapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 4, tahun 2017 tentang penyediaan dan pemasangan Closed Circuit Televison (CCTV) pada bangunan gedung. Perwali ini telah ditetapkan tanggal 30 Maret 2017 lalu.
Aturan tersebut sudah mulai diberlakukan dengan tujuan membangun kerjasama dengan pengusaha untuk berkontribusi menjaga keamanan di Kota Makassar.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Makassar, Umar, mengungkapkan, pasca ditetapkannya perwali tersebut, pihaknya juga segera menindaklanjutinya dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) wali kota ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar.
“Perwalinya sudah ditetapkan. Jadi kita buatkan SK-nya ke dinas (Diskominfo)
dilaksanakan penerapannya sekaligus sosialisasinya,” terang Umar, Rabu (3/5).
Sementara, Kepala Diskominfo Makassar, Ismail Hajiali menyatakan, perwali CCTV tersebut sebagai pedoman dan juga merupakan payung hukum dalam penerapan kewajiban pemasangan CCTV di bangunan gedung.
“Segera diberlakukan, akan disampaikan ke stakeholder terkait, sambil menunggu keputusan SK wali kota. Karena penjabaran aturan itu bagusnya kalau ada keputusan pelaksanaannya sebagai dasar pelaksanaan perwali,” beber Hajiali.
Ke depan, lanjut Hajiali, para pengusaha diwajibkan memasang CCTV di area usahanya. Jumlahnya tergantung dari luas internal outdoor cakupan CCTV di area usaha.
“Tapi minimal itu empat hingga lima CCTV yang dibutuhkan interna outdoornya,” jelas Hajiali. Perwali CCTV tersebut mewajibkan setiap bangunan hotel, minimarket, dan rumah makan (restaurant) untuk memasang CCTV. “Nantinya, CCTV tersebut juga akan kita integrasikan ke war room. Poin pentingnya kita berharap dukungan dan kerjasama pengusaha untuk memasang di lokasi usahanya, dengan demikian juga dapat meminimalisir tindakan kriminal,” tambahnya. Pengusaha yang tidak memasang CCTV akan dikenakan sanksi berupa penundaan penerbitan izin usaha ataupun perpanjangan izin usahanya. Sebagai informasi, jumlah CCTV yang telah dipasang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tersebar di 115 titik lokasi, ditambah lagi jumlah CCTV 160 titik dari dana CSR sejumlah perusahaan. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top