Lambat Pulang, Istri Minum Racun – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Lambat Pulang, Istri Minum Racun

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Tak semua wanita di Kota Makassar bisa memperingati Hari Kartini dengan suasana hati yang tenteram dan damai. Sebaliknya, nestapa tengah menyelimutinya.

Seperti yang dialami Febrianty. Hingga Jumat (21/4), ibu rumah tangga ini terpaksa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ibnu Sina. Pada Kamis malam (20/4) pukul 22.00 Wita, warga Jalan Dirgantara Lorong 8 Nomor 8, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang ini nekat menenggak racun. Beruntung, nyawanya masih bisa tertolong.
Adalah Brigpol Siratang yang mendapat penyampaian dari ketua RT setempat. Bhayangkara Pembinan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Paropo itupun bergegas ke lokasi.
Kesigapannya berbuah hasil. Aksi nekat Febriyanti yang hendak menghabisi nyawanya, bisa digagalkan. Meski begitu, kondisi korban sudah lemas karena cairan beracun sudah masuk ke dalam tubuhnya walau dalam porsi yang kecil.
Sindy (18) adalah orang yang pertama mengetahui korban menenggak racun. Adik ipar Febriyanti ini mendengar suara sang kakak meminta tolong.
”Tidak ada yang melihatnya meminum racun. Saya baru tahu setelah dia berteriak minta tolong. Saat itu kakak saya berada di dapur. Saya juga mendengar ada gelas yang terjatuh. Saya langsung ke dapur. Di situ saya lihat mulut kakak saya sudah berbusa, diduga karena keracunan,” terang Sindy, kemarin.
Melihat kondisi Febriyanti, Sindy pun berteriak histeris. Selanjutnya meminta bantuan ke tetangga untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
Tak berselang lama, aparat Polsek Panakkukang yang dipimpin Kepala SPK Aiptu Rustam bersama Bhabinkamtibmas tiba di rumah korban. Selanjutnya dilakukan olah tempat kejadian perkara.
Hasilnya, petugas menemukan barang bukti sebungkus racun tikus yang diduga dikonsumsi korban. Polisi kemudian menghubungi suami korban, dan selanjutnya meminta keterangannya.
Pengakuan sang suami, ia tak tahu menahu kenapa istrinya sampai berbuat nekat meminum racun tikus. Namun, dia mengaku kerap pulang ke rumah karena fitnes. Hal inilah yang diduga sebagai pemicu.
Kapolsek Panakkukang Kompol Dodik, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. ”Kita sudah mengambil keterangan suami korban. Diduga korban nekat melakukan percobaan bunuh diri karena suaminya kerap terlambat pulang dengan alasan fitnes,” ujar Dodik, kemarin.
Polisi belum meminta keterangan dari korban, karena masih menjalani perawatan di RS. ”Korban belum sadar. Kalau kondisinya sudah membaik, kita akan minta keterangannya untuk mengetahui motif pasti dia minum racun,” tandas Dodik. (bkm/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top