PDAM Bingung Surat BBPJN – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

PDAM Bingung Surat BBPJN

KOLAKAPOS, Makassar–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kembali mempertanyakan surat permohonan yang diajukan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan (BBPJN) XIII.

Surat tersebut terkait pemindahan pipa milik PDAM Kota Makassar yang dinilai dapat mengganggu proses pembangunan pelebaran jembatan yang mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Kota Makassar Idris, mengatakan, sejak awal pembangunan jembatan Tello, dua pipa induk milik PDAM Kota Makassar yang ada tepat disamping jembatan lebih dulu dipindahkan enam meter ke samping kanan sesuai dengan rencana pelebaran jembatan Tello.
“Kita sudah dapat suratnya, tapi kita bingung pipa yang mana dimaksud. Karena pipa PDAM yang ada di samping jembatan itu hanya dua batang. Tidak adami pipa lain di jembatan Tello selain pipa induk, itupun kita sudah pindahkan mi enam meter ke samping kanan tahun 2016 lalusebelum pembangunan jembatan dimulai sesuai lebar jembatan yang mau diperbaiki,” ujar Idris.
Idris meminta BBPJN memberikan laporan yang jelas terkait pemindahan pipa milik PDAM. Sebab memindahkan pipa membutuhkan perencanaan dan perhitungan yang baik sehingga koneksi pengaliran air di wilayah yang dituju tidak terpengaruh pada lemahnya pengaliran air.
“Baik pipa ataupun jembatan pipa milik kita itu sudah kita pindahkan. Harus ada kejelasan ini pipa yang mana yang dimaksud BBPJN,” tambahnya.
Sehari sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Makassar-Takalar pada Satker Pelaksana Jalan Metropilitan BBPJN XIII, Malik mengatakan, saat ini pada posisi arah Makassar sudah dipasang sand bag dan sheet pile yang nantinya berfungsi untuk membelokkan ombak serta penahan jika dilakukan pengeboran.
Sand bag dan Sheet pile itu diletakkan di titik titik yang akan dibor untuk selanjutnya dilakukan pemasangan tiang pancang. Ada 10 titik yang rencananya akan dibor. Lima dari arah Makassar dan lima lainnya arah Kabupaten Maros.
Malik melanjutkan, tiang pancang yang akan dipasang juga sudah siap. Jika proses pengeboran selesai, tahap selanjutnya tentu pemasangan tiang pancang.
Menurut rencana, minggu depan proses pengeboran sudah bisa dilaksanakan. Diharapkan tidak ada kendala berarti yang ditemukan terutama terkait kondisi cuaca saat proses pengeboran.
Namun, untuk posisi saat ini, kata Malik, pihaknya masih menemukan sejumlah persoalan. Ternyata di lokasi proyek, masih ditemukan kabel listrik dan kabel operator telepon, serta masih ada pipa PDAM yang harus dipindahkan.
Pihaknya berharap, ujar Malik, instansi terkait cepatnya memindahkan agar tidak menghambat pekerjaan. “Kami sudah bersurat ke PLN, Indosat dan PDAM agar kiranya kabel dan pipanya bisa dipindahkan.PLN dan Indosat sudah merespon dan berjanji secepatnya akan memindahkan utilitas yang ada. Sisa PDAM yang belum ada respon,” ungkap Malik. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top