Koordinator Proyek CoI Sebut Kopel Tidak Jelas – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Koordinator Proyek CoI Sebut Kopel Tidak Jelas

KOLAKAPOS, Makassar–Koordinator atau Penanggung Jawab Kerjasama Reklamasi di Centepoint of Indonesia (COI), Soeprapto Budisantoso menyebutkan tudingan yang dilontarkan Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi Selatan terhadap CoI ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak jelas. “Tidak jelas itu Kopel, mana buktinya. Apakah dia punya bukti, dan tidak mungkin CoI beroperasi jika tidak diprogramkan Pemprov,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan agar Kopel tidak asal bicara dan menuding proyek CoI, apalagi sampai melaporkan hal tersebut ke KPK. Terlebih lagi jika tudingan itu menyatakan bahwa program CoI tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Sulawesi Selatan Periode 2008-2013. “Tidak mungkin cair anggarannya segitu jika tidak disetujui oleh gubernur,” ucapnya.
Selain itu, Soeprapto juga mempersoalkan banyaknya pengembang diantaranya PT Phinisi yang membangun di kawasan CoI. Mereka asal menimbun tanpa memperdulikan saluran air yang menjurus ke laut sehingga air mengendap di proyek CoI. “Itu tugas pemkot dong yang tegur pengembang, kenapa asal menimbun saja tanpa pedulikan saluran, kita sudah pasang saluran sepanjang 30 meter mereka malah timbun,” ujarnya.
Sebelumnya, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi Selatan Musaddaq menyatakan terus melakukan komunikasi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait berkas laporkan kasus reklamasi pesisir barat Pantai Losari Kota Makassar Centepoint Of Indonesia (CoI) atau CPI, kepada KPK.
“Sudah kita masukkan laporan kita ke KPK. Kopel bersama Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) sulsel akan terus melakukan pemantau serta mengawal kasus ini sampai tuntas,”ungkapnya.
Selain itu juga ia membeberkan ada kejanggalan yang secara sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dengan mengabaikan perintah Undang-undang 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yaitu pasal 1 ayat (3) dan pasal 2 ayat (4) poin c untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan.
Kopel juga merasa KPK telah bergerak saat ini untuk menuntaskan kasus CoI, dimana bukti-bukti yang dikumpulkan KPK sedang menyelidikinya. “KPK sudah datang ke Makassar beberapa waktu lalu untuk merespon hal tersebut, kita juga tidak mau memasuki terlalu jauh penyelidikan KPK kita serahkan semua saja kita lihat saja hasilnya,” tambahnya.(fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top