Legislator Panggil Ulang Dua Mal Besar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Legislator Panggil Ulang Dua Mal Besar

KOLAKAPOS, Makassar–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar
kembali melayangkan panggilan untuk kedua kalinya ke dua mal besar di Kota Makassar yakni Mal Panakukang dan Mal Rau Indah (MaRI), pekan ini.

Pemanggilan dilakukan untuk kedua kalinya setelah sebelumnya pemanggilan pertama pada pekan lalu, kedua pengelola mal tersebut mangkir atau tidak hadir dari panggilan dewan. Padahal, rencananya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama dewan diagendakan pembahasan terkait Valet Parking Service. Parkir valet adalah kegiatan untuk memarkirkan kendaraan oleh petugas valet, sehingga tidak perlu lagi untuk pemilik kendaraan mencari tempat parkir.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Iqbal Djalil membenarkan jika kedua pihak telah mangkir dari pemanggilan yang dilakukan komisi B dan tanpa melakukan konfirmasi ke pihak dewan.
“Tidak ada sama sekali konfirmasinya. Yang kita sesalkan ini pemerintah kota, karena selama tiga hari kita monev tidak satupun perwakilan wali kota yang menghadiri rapat. Walaupun kita rapat hanya sebatas komunikasi saja tanpa adanya kejelasan aturan atas parkir Valet ini,” ungkapnya saat diruang banggar DPRD Makassar.
Legislator Fraksi PKS Makassar ini juga menuturkan telah menunda pembahasan tersebut dan mengatur ulang pemanggilan, sehingga diharapkan dipemanggilan kedua pihak telah memenuhi panggilan dewan.
“Baik Pihak MP dan MaRi kita ingin undang lagi, akan tetapi dipemanggilan kedua kita ingin pihak GM mereka yang datang agar permasalahan ini ada titik temunya jangan hanya diwakili saja,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya, Syafrullah menegaskan tidak ada izin yang keluar oleh pemerintah kota untuk adanya parkir Valet di Kota Makassar. “Semua usaha yang menerapkan parkir valet itu tidak ada izinnya, dan pemkot tidak pernah mengeluarkan satu surat pun yang mengizinkan parkir valet baik itu dikelola oleh pihak ketiga,” tegasnya.
Ia juga berjanji akan mengimbau dan menindaki segala jenis usaha yang menerapkan parkir valet. “Biar satpol PP yang turun tindaki parkir valet, jika ada izinnya dari PD Parkir pasti ada tanda dari kita,” tambahnya.
Sementara itu, Humas Mal Panakkukang, Saniati mengakui, banyak keluhan masyarakat dengan sistem parkir valet itu antara lain pelayanan dan tarif.
Saniati mengungkapkan pihak managemen saat ini sementara menggodok perubahan sistem parkir valet MP, namun dia mengaku perubahan itu baru akan dibahas dalam waktu dekat. “Yang pasti ada nanti perubahan apakah penurunan tarif valet mandiri atau sekalian dihilangkan tapi belum bisa saya simpulkan sebelum pembahasan,” katanya.(bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top