Kampung Tenun Masalili–Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sultra – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Kampung Tenun Masalili–Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sultra

Didampingi Bupati Muna LM Rusman Emba, Ketua Dekranasda Provinsi Sultra Tina Nur Alam melakukan penandatanganan prasasti sebagai wujud desa Masalili resmi menjadi kampung tenun di Muna.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sultra Hj. Tina Nur Alam berharap kampung tenun yang bertempat di desa Masalili kecamatan Kontunaga kabupaten Muna dapat menjadi lokasi destinasi wisata unggulan di Provinsi Sultra. Hal tersebut diucap Istri Gubernur Sultra Nur Alam ini saat memberikan sambutan saat meresmikan desa Masalili menjadi kampung tenun tradisional Muna Minggu, (16/4) siang

Menurut Tina, di kabupaten Muna terdapat lima desa yang masyarakatnya masih melakoni kerajinan pengelolaan kain tenun tradisional yakni desa Liangkobori, Mabolu, Mabodo, Lakarinda dan Masalili. Maka untuk menyatukan para pengrajin tersebut dirinya bersama ketua Dekranasda Muna Yanti Setiawati Rusman Emba dan bekerjasama dengan Bank Mandiri Cabang Sultra mencanangkan kampung tenun tersebut dengan harapan membangun serta mengembangkan produktifitas perekonomian masyarakat. “Penyematan desa Masalili sebagai kampung tenun sudah melalui tahapan Dekranasda provinsi bersama dengan Bank Mandiri Cabang Kendari. Untuk itu, saya berharap agar keberadaan kampung tenun ini dapat dimanfaatkan dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, serta dapat menyerap tenaga kerja lokal. Disamping itu, kampung tenun ini dapat menjadi daerah destinasi wisata di Sultra,” ujar anggota DPR RI ini

Tina juga berharap, Pemda Muna dapat memberikan perhatian khusus pada pembangunan infrastruktur di wilayah kampung tenun tersebut khususnya pada jalan serta sarana pendukung lainnya agar wisatawan yang mengunjungi kampung tenun itu dapat menikmati sebagai tempat wisata.

Senada, Ketua Dekranasda Muna Yanti Setiawati Rusman Emba, mengatakan dibentuknya kampung tenun tersebut sebagai upaya memberikan kontribusi kepada pemda dalam mengenjot pariwisata di Muna. “Harapan kami kedepan, dengan dibentukanya kampung tenun ini, bisa meningkatkan ekonomi para pengrajin kita, bisa memacu mereka berkreasi lebih baik, serta lebih bersaing dengan daerah lain, dan yang paling utama mempunyai nilai wisata,” harapnya

Sementara itu, Bupati Muna LM Rusman Emba mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan perhatian Ketua Dekranasda Provinsi Sultra Tina Nur Alam karena telah mendukung pemkab Muna dalam memajukan destinasi wisata di Bumi Sowite.

Kata Rusman, para pengrajin kain tenun di desa Masalili dan empat desa lainnya sudah sejak lama dilakoni oleh masyarakat setempat. “Jadi ditahun 1300san itu, disini ada suatu kerajaan besar yang berpusat di Masalili. Hal tersebut dibuktikan dengan masih adanya benteng-benteng yang tersisa disekitar sini,” kata Rusman dalam memberikan sambutan. “Proses tenun itu, dimulai dari sini,” terangnya.

Untuk diketahui, sebelum meresmikan kampung Tenun di desa Masalili, Ketua Dekranasda Provinsi Sultra Tina Nur Alam bersama Bupati Muna LM Rusman Emba, Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu, Sekda Muna Nurdin Pamone dan ketua Dekranasda Muna Yanti Setiawati Rusman Emba terlebih dahulu meresmikan gedung kantor Dekranasda Muna yang bertempat di jalan baypas Kota Raha. (m1/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top