Kesbangpol Mulai Sosialisasikan UU Pilkada – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Ragam

Kesbangpol Mulai Sosialisasikan UU Pilkada

Kesbangpol bersama pemateri saat lakukan sosialisasi UU Pilkada.FOTO:Husman/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Unaaha–Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe menyisahkan satu tahun lagi, namun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Konawe sudah mulai melakukan sosialisasi pada masyarakat. Sosialisasi ini lebih ditujukan pada UU nomor 10 tahun 2016 yang baru disahkan tentang pemilihan kepala daerah.

Selain masyarakat, sosialisasi yang dilakukan dibeberapa wilayah ini juga melibatkan sejumlah pengurus partai politik (Parpol), oganisasi kemasyarakatan (Ormas) baik sosial maupun kepemudaan. Kegitan baru dilakukan akhir pekan lalu. Saat sosialisasi Kesbangpol menghadirkan empat pembicara panel. Mereka adalah Ketua KPUD Konawe Sarmadan, Kasi Intel Kejari Konawe Muh. Ikwan, Kasat Intel Polres Konawe AKP Sriyanto dan Perwira Penghubung Konawe Mayor Inf. Sutejo.
Kepala Badan Kesbangpol Konawe, Syam Barli menuturkan, sosialisasi digelar guna memberikan edukasi kepada masyarakat yang nantinya akan terlibat dalam Pilkada Konawe tahun depan. Dengan demikian ia berharap, setiap permasalahan yang terjadi akibat kekurang pengetahuan masyarakat terhadap UU bisa diminimalisir.
“Saya berharap yang hadir di tempat ini bisa berbagi ilmu yang telah didapatkan kepada rekan separtainya, rekan seorganisasi, tetangga dan masyarakat yang lebih luas lagi. Artinya, informasi yang disampaikan bisa jadi pesan berantai,” jelasnya.
Sementara itu, ketua KPUD Konawe Sarmadan menjelaskan, ada beberapa pembaharuan tentang aturan UU nomor 10 tahun 2016. Misalnya, tentang cuti calon petahana yang mesti dilakukan saat memasuki tahapan kampanye. Misalnya di Konawe, jika petahana ingin maju kembali maka harus dilakukan cuti selama kurang lebih empat bulan lamanya. Dan untuk menjalankan roda pemerintahan akan ditunjuk Pj Bupati.
“Cuti bagi petahana yang akan maju itu wajib dilakukan bakal calon, hal ini tertuang pada UU nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah,” terangnya.
Sarmadan juga menyarankan, agar setiap calon dan timnya betul-betul memahami setiap aturan yang ada. Sehingga bisa mempersiapkan diri tanpa cacat hukum dan tim pemenangan bisa melakukan tugas-tugasnya sesuai koridor aturan yang berlaku.
“Bukan hanya kami sebagai KPU Konawe yang harus paham masalah UU ini, seluruh masyarakat harus tahu mekanisme pemilihan kepala daerah itu seperti apa dan diatur bagaimana? Untuk itu, dengan adanya sosialisai yang dilakukan ini, kita harap apa yang diterima peserta dapat dituturkan kepada masyarakat sekitarnya,” harapnya. (m4)

Click to comment

The Latest

To Top