Dishub Hentikan Razia Taksi Online – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Dishub Hentikan Razia Taksi Online

KOLAKAPOS, Makassar–Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel akhirnya menghentikan razia terhadap kendaraan umum berbasis online. Selama melakukan razia bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, Dishub berhasil menjaring 28 unit kendaraan online.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Ilyas Iskandar, mengaku, ada kesalahpahaman yang terjadi dipihaknya pekan lalu.
Dua pekan terakhir, Ilyas mengaku berada di tanah suci menjalankan ibadah umrah. Tepat saat pembahasan mengenai pengoperasian taksi online antara Dishub, Ditlantas, Kapolrestabes, dan Aliansi Masyarakat Moda Transportasi Indonesia (AMMTI). Rapat itu menghasilkan keputusan taksi online diminta untuk berhenti beroperasi untuk sementara. Jika ada yang ditemukan, akan dikandangkan.
“Jadi, sebenarnya penindakan itu sikapnya sosialisasi dan edukasi. Bukan razia,” kata Ilyas.
Ilyas berjanji, pihaknya tak akan lagi melakukan razia terhadap taksi online. Jika ada lagi razia yang mengatasnamakan dishub, pihaknya tidak akan bertanggung jawab. “Tidak ada, tidak ada lagi razia,” tegas Ilyas.
Ilyas juga mengaku sudah memanggil pihak Organsasi Angkutan Darat (Organda) untuk meminta klarifikasi terkait adanya gesekan-gesekan antara sopir angkutan konvensional dan angkutan online beberapa hari terakhir.
“Saya sudah panggil organda. Harusnya tidak ada yang seperti itu. Tidak ada benturan. Kita berharap ini bisa diatasi agar tidak terjadi lagi,” jelasnya.
Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta semua pihak baik konvensional dan online agar bisa menahan diri. “Jangan ada yang egois,” jelasnya. Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulsel tengah mencari solusi terbaik mengenai permasalahan ini. “Sementara dicarikan jalan keluarnya. Dishub dan pemerintah tunggu keputusan dari kementerian,” pungkas Syahrul. Kasubdit Kamseltibcar Lantas Polda Sulsel AKBP Suratmi, mengaku, hanya menindak lanjuti hasil rakor yang telah disepakati bersama. “Kami hanya menjalankan sesuai rapat koordinasi bersama dishub. Mereka mengeluarkan himbauan tentang pelarangan operasi taksi online untuk sementara waktu,” singkatnya. (fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top