Belum Dipakai, Lapak PKL Sudah Rusak – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Belum Dipakai, Lapak PKL Sudah Rusak

Kawasan Pedagang Kaki Lima (PK5) Centre Makassar di Jl RA Kartini, Lapangan Karebosi.

KOLAKAPOS, Makassar–Kawasan Pedagang Kaki Lima (PK5) Centre Makassar ditarget bisa difungsikan, Mei 2017 mendatang. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah melakukan tahap penyelesaian (finishing) pembenahan lapak di PKL Jl RA Kartini, Lapangan Karebosi.
Pembenahan tersebut berupa pembangunan beberapa fasilitas pendukung seperti penerangan, penyediaan air bersih dan tempat ibadah. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menyiapkan anggaran kurang lebih Rp2,48 miliar untuk pembangunan pelataran PK5 kawasan Jl RA Kartini.
Sementara di kawasan Jl Metro Tanjung Bunga disiapkan Rp2,3 miliar.
Namun, berdasarkan pantauan, lapak PKL di Jl RA Kartini sudah memprihatinkan. Tampak stand yang berbahan dasar tripleks ini sudah mulai rusak akibat diguyur hujan dan panas matahari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, M Ansar, mengatakan, pihaknya saat ini kembali melakukan pembenahan atau perbaikan untuk menjaga kualitas ketahanan fisik lapak dari terpaan air hujan dan sinar matahari.
Ansar mengaku, lapak kaki lima yang ada saat ini memang belum siap difungsikan karena kondisinya dalam keadaan rusak.
Ratusan lapak area PKL RA Kartini tersebut 100 persen bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta, bukan menggunakan anggaran APBD Pemkot Makassar.
“Sempurna itu relatif. Sebenarnya sudah bisa difungsikan tapi tidak tahan hujan, kalau mau tahan harus dilapisi semacam terpal di fisik dinding lapak,” jelas Ansar.
Pihaknya kini melakukan pembenahan ratusan booth PKL tersebut. Dinas PU Makassar menarik kembali boot-booth tersebut ke bengkel milik Dinas PU Makassar di Jl Kerung-kerung, Kecamatan Makassar. “Seluruhnya akan kita sempurnakan kembali fisiknya, memang sebagian belum selesai finishing-nya, beberapa strukturnya memang belum selesai. Jadi kita akan beri lapisan material dindingnya berupa vynil, pembenahan lapak tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah,” ungkapnya. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top