Bupati Soppeng Serahkan LKPj 2016 – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Bupati Soppeng Serahkan LKPj 2016

BUPATI SOPPENG HA KASWAZDI SERAHKAN LKPJ 2016 KEPADA WAKIL KETUA DPRD SYAHRUDDIN M ADAM

KOLAKAPOS, Soppeng–Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak secara resmi menyerahkan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPj) penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan Kabupaten Soppeng 2016, sekaligus menjadi gambaran pelaksanaan APBD 2016 ke DPRD Soppeng. Penyerahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD, pembicaraan tingkat I dipimpin Wakil Ketua DPRD Soppeng, Syahruddin M Adam, Jumat 7 April.

Bupati Andi Kaswadi Razak mengungkapkan, secara garis besar gambaran umum tingkat realisasi anggaran pendatapan dan belanja daerah (APBD) 2016 setelah perubahan. Menurutnya, pendapatan daerah yang ditargetkan Rp 1.236.893.800.959 terealisasi Rp 1.226.295.372.432,74 atau 99,14 persen. “Proporsi terbesar pendapatan masih bersumber dari pos dana perimbangan dan transfer dari pemerinatah pusat, dengan prosentase 71,29 persen dari total realisasi pendapatan,” katanya.
Kaswadi menjelaskan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp 91.123.526.502,24 (136,18 persen) dari target Rp 83.286.049.912. Dana perimbangan terealisasi Rp 1.014.280.208.517 (97,10 persen) dari target Rp 1.044.597.746.452, dan lain-lain pendapatan yang sah terealisasi Rp 120.891.637.413 (110,90 persen) dari target Rp 109.010.004.595.
Sedangkan belanja daerah ditarget sebesar Rp 1.320.871.298.370 terealisasi Rp 1.200.412.475.086,30 atau 90,98 persen. Terdiri dari belanja tidak langsung ditargetkan Rp 659.559.428.014 terealisasi Rp 644.572.660.970,30 (97,73 persen). Belanja pegawai ditarget Rp 547.123.695.977 terealisasi Rp 519.005.586.351,30 (94,86 persen).

Sementara belanja hibah yang ditarget Rp 6.466.193.513 terealisasi Rp24.112.519.317 (372,90 persen). Belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa realisasi nol rupiah dari target Rp 1.603.220.900.
Selanjutnya, belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa dan partai politik terealisasi Rp 99.586.385.172 (99,91 persen) dari target Rp 99.671.620.172. Belanja tidak terduga terealisasi Rp 815.314.130 (22,39 persen) dari target Rp 3.641.841.452.
Adapun belanja langsung direalisasikan Rp 555. 839.814.116 (84,05 persen) dari target Rp 661.311.870.356. Terdiri belanja pegawai terealisasi Rp 42.161.006.253 (97,26 persen) dari target Rp 42.348.524.861. Belanja barang dan jasa ditarget Rp 173.180.677.780 terealisasi Rp 164.458.184.729 (94,96 persen), dan belanja modal ditarget Rp 282.999.782.111 terealisasi Rp 225.924. 896.490 atau 79,83 persen. “Pemkab Soppeng sangat optomis akan mencapai visi kabupaten Soppeng ‘Pemerintahan Melayani dan Lebih Baik. Optimisme ini lahir dari akselarasi pembangunan di tahun 2016 menunjukkan kinerja yang dapat dibanggakan,” ujarnya.
Ketua DPD II Golkar Soppeng ini menjelaskan bahwa berbagai indicator makro yang memperlihatkan keberhasilan dalam penyelenggaan pemerintahan, paling tidak dalam kurung setahun belakangan ini. Seperti pertumbuhan ekonomi 2016 diasumsikan dapat tumbuh sebesar 7,02 meningkat 5,1 persen dari 2015. Hadir dalam papat paripurna DPRD ini, wakil Bupati Soppeng Supriansa, anggota Forkopimda, Ketua PN dan Pengadilan Agama, staf ahli, para asisten setda, kepala SKPD, pejabat eselon III, para camat bersama lurah dan kades, serta pimpinan BUMN dan BUMD. (parepos/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top