Pupuk Kaltim Siapkan Urea untuk Sulsel 241.870 Ton – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pupuk Kaltim Siapkan Urea untuk Sulsel 241.870 Ton

KOLAKAPOS, Makassar–Pada tahun 2017, Provinsi Sulsel mendapatkan alokasi pupuk urea subsidi dari Kementerian Pertanian RI sebanyak 241.870 ton. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 35.130 ton dari alokasi tahun 2016 yang mencapai 277.000 ton.
Dari alokasi 277.000 ton tersebut, ada 0,01 persen atau sekitar 200 an ton yang berpotensi terkoreksi atau tidak dibayarkan harga subsidinya dari pemerintah karena beberapa hal. Di antaranya data penjualan kepada petani yang berhak membelinya tidak akurat. Atau ada bukti penjualan atau nota yang tidak dapat ditunjukkan pihak pengecer kepada pihak BPK saat dilakukan pemeriksaan.
”BPK sendiri tidak menerima namanya data susulan ketika sudah melakukan pemeriksaan. Untuk itu, ke depan kami akan fokus menata para pengecer yang berjumlah sekitar 1.100 lebih di wilayah Sulsel. Sehingga kesalahan seperti ini tidak lagi terulang,” jelas Slamet Sunardi, Super Intendent Pemasaran PSO2 PT Pupuk Kaltim area Sulsel pada acara Sosialisasi Product Knowledge dan Media Gathering PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) di kantor cabang Pupuk Kaltim Makassar, Selasa (4/4).
Acara yang dibuka Nour El Haq, Manager Pemasaran PSO 2 diikuti puluhan wartawan wartawan baik dari media cetak, online maupun elektronik. Selain membahas pemasaran area Sulsel, dalam acara yang dimoderatori Sugeng Suedi Superitendent Publikasi dan Dokumentasi Departemen Humas juga membahas perkembangan produksi dan pemasaran Pupuk Kaltim secara nasional.
Rudy Prambudi Staf Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk saat mempresentasikan tentang produk knowledge menyampaikan, proyeksi kinerja tahun 2017, Pupuk Kaltim menargetkan produksi Urea sebesar 3.4 juta ton lebih besar dibandingkan tahun 2016 sebesar 3.3 juta ton. Hal ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan SK Mentan tahun 2017 di wilayah penyaluran Pupuk Kaltim sebesar 1,464 juta ton.
Pencapaian produksi Urea PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus meningkat seiring dengan beroperasinya lima Pabrik Pupuk Kaltim setelah dilakukan perbaikan tahunan. Terkait kesiapan menghadapi musim tanam, Pupuk Kaltim telah menyediakan stok urea subsidi sebanyak 286.508 ton. Sedangkan untuk stok NPK Subsidi sebanyak 25.610 ton.
Hingga 30 Maret 2017, Pupuk Kaltim telah menjual 352.648 ton urea subsidi ke wilayah distribusi Pupuk Kaltim. Sedangkan untuk NPK subsidi, Pupuk Kaltim telah menjual sebanyak 66.865 ton.
Penjualan pupuk bersubsidi dilakukan Pupuk Kaltim untuk memenuhi kebutuhan petani atau kelompok tani sepanjang tahun, khususnya selama masa musim tanam yang saat ini masih berlangsung.
Sedangkan untuk wilayah Sulsel sampai bulan maret terealisasi 24.178 ton melebihi alokasi yang ditetapkan sebesar 19.714 ton atau 123 persen dan realisasi sejak 1 Januari hingga 30 Maret sebesar 92.848 ton dari alokasi untuk tahun 2017 sebesar 241.870 ton atau sudah 38 persen untuk kebutuhan satu tahun.
Untuk menjaga kebutuhan pupuk di daerah, pengadaan pupuk urea bersubsidi selain dari Bontang, Kalimantan Timur juga akan dipasok dari beberapa Distribution Center (DC) yang tersebar di Surabaya, Banyuwangi, Semarang dan Makassar.
Hal ini untuk terus menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh SK Mentan. Pada musim tanam saat ini, Pupuk Kaltim telah meningkatkan stok di daerah melebihi dari ketentuan yang berlaku.
Hal-hal antisipatif lainnya juga terus dilakukan Pupuk Kaltim dalam menghadapi musim tanam. Seperti meningkatkan sistem monitoring stok dengan penggunaan aplikasi Distribution Planning Control System (DPCS) dan penjualan serta penambahaan kapasitas produksi melalui pengoperasian kelima Pabrik Pupuk Kaltim dengan rate maksimal. Rudy mengemukakan, langkah–langkah pengamanan distribusi Pupuk bersubsidi secara kontinyu juga dilakukan melalui koordinasi dengan distributor, PPL, KP3, dinas terkait, pemerintah daerah setempat serta membentuk Tim Posko Pengamanan Musim Tanam yang siap sedia 1 x 24 jam selama 7 hari dalam seminggu.
Selain itu, Pupuk Kaltim meyediakan jaringan bebas pulsa untuk para petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisir adanya permasalahan yang timbul terkait pengadaan pupuk bersubsidi.
Realisasi tindak lanjut dari kesiapan Pupuk Kaltim menghadapi musim tanam, maka penting bagi Perusahaan untuk mengadakan sosialisasi product knowledge, proses distribusi pupuk serta hal-hal yang terkait di dalam proses tersebut.
Sebelum di Makassar, sosialisasi product knowledge ini juga telah dilakukan manajemen Pupuk Kaltim di Balikpapan dan Kalimantan Selatan pada 22 dan 24 Maret. Selanjutnya, kegiatan serupa juga akan digelar di Manado dan Maluku.
”Nantinya, kegiatan sosialisi product knowledge ini akan menjadi agenda rutin Pupuk Kaltim setiap tahunnya ke wilayah lainnya,” aku Nour El Haq diamini Sugeng Suedi Superitendent Publikasi dan Dokumentasi Departemen Humas. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top