Bonus Atlet Tinggal Janji – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Bonus Atlet Tinggal Janji

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Bandung, Jawa Barat telah lama usai. Atlet Sulawesi Selatan yang berprestasi dan meraih pedali di tingkat nasional itu dijanjikan untuk mendapatkan bonus.

Tapi apa mau dikata. Janji tinggallah janji. Hingga saat ini bonus tak kunjung kucur.
Sabar dan sabar. Itu kata yang paling sering dilontarkan petinggi di daerah ini. Baik gubernur maupun pengurus KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Sulawesi Selatan.
Jadi, jangan heran jika kemudian banyak spekulasi bermunculan. Misalnya, ada yang menyebut bila dana yang dialokasikan untuk bonus sebesar Rp8,6 miliar itu sudah berkurang di kas bendahara KONI Sulsel. Ada pula yang menyebut bila dana tersebut dimanfaatkan oleh oknum pengurus demi kepentingan tertentu.
Anggota Komisi E DPRD Sulsel yang menjadi mitra kerja KONI serta Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel ramai-ramai bersuara. Mereka mendesak agar bonus atlet tersebut segera dibagikan, sesuai hasil dalam rapat dengar pendapat (RDP) bulan lalu.
Dalam RDP antara komisi E dengan KONI dan Dispora Sulsel, disepakati bila KONI harus membagikan bonus kepada atlit paling lambat awal April.
“Tak ada alasan KONI Sulsel menahan bonus bagi para atlet. Sebab hal itu sudah menjadi kesepakatan saat RDP berlangsung,” kata legislator PKS Sulsel Sri Rahmi.
Demikian pula dengan Irwan Hamid, kolega Sri Rahmi di komisi E. Menurut legislator PKB Sulsel ini, KONI memiliki banyak pengurus. Ada Ketua Harian Elong Chandra. Ada pula Wakil Ketua Andi Ilhamsyah Mattalatta dan pengurus lainnya.
“Jadi kasih saja kewenangan kepada elit KONI tersebut untuk membagikan bonus atlet. Tidak perlu menunggu dengan berbagai alasan,” cetus Irwan, kemarin.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel Andi Marzuki Wadeng juga menanggapi lambannya penyaluran bonus atlet. Kata dia, sesuai penyampaian yang diterimanya, Ketua KONI Andi Darusalam berencana ingin menyerahkan secara langsung bonus tersebut. Hanya saja, waktu itu ADS –sapaan akrab Andi Darusalam– sakit sehingga penyerahannya tertunda. ”Tapi Pak Ketua (Andi Darusalam) memang tak menyebut tanggal,” terangnya.
Soal dugaan sejumlah atlet maupun keluarga atlet yang menyebut bila dana tersebut sudah berkurang atau digunakan oknum pengurus KONI, Marzuki menilai hal itu hanya reka-rekaan saja. “Yang pasti nilai bonusnya tidak berkurang,” kata legislator Partai Golkar ini.
Terpisah, Ketua Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukrawi, mengaku tak bisa memberi komentar terlalu banyak soal bonus atlet. Namun dia memberi bocoran jika pihaknya sudah menggelar rapat, Senin (3/4) malam untuk membicarakan persoalan itu.
Dari rapat berkembang informasi jika ternyata bonus untuk atlet yang meraih prestasi pada PON di Bandung tahun lalu belum bisa diberikan pekan ini. Alasannya, karena masih terkendala administrasi di kantor Gubernur Sulsel. “Itu hasil rapat semalam,” ujarnya kepada BKM, Selasa (4/4).
Namun, dia menambahkan, informasi yang diperoleh dari bendahara KONI, paling cepat pekan depan bonus itu sudah bisa dicairkan. Namun, dia belum bisa menjamin kapan tepatnya waktu pencairan bonus tersebut.
Sebelumnya, kata dia, beredar informasi jika bonus atlet diperkirakan cair akhir Maret atau awal April. Sudah banyak atlet yang datang ke KONI untuk menanyakannya. Sehingga dia berharap bonus tersebut bisa cair dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Sri Endang Sukarsih, lagi-lagi meminta kepada para atlet yang dijanjikan bonus bisa bersabar. Karena pencairannya sementara diproses.
”Cepat atau lambat, pasti bonus itu cair. Jadi minta tolong bersabar dulu. Sementara dalam proses saat ini,” ungkapnya.
Salah seorang atlet layar Sulsel yang berhasil menyabet dua emas pada PON Bandung tahun lalu, Ismail Abdul Rahmat sangat berharap bonus yang dijanjikan bisa cair dalam waktu dekat. Karena itu akan semakin memacu semangat untuk berprestasi.
Lelaki yang saat ini mengikuti pemusatan latihan di Jakarta untuk ikut pada Sea Games mendatang itu, mengatakan ada informasi yang beredar jika bonus dicairkan akhir Maret ini atau awal April.
“Yah semoga informasi itu betul. Kami sangat berharap akan hal itu. Karena itu akan memacu semangat untuk lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top