Remaja Penuh Rajah Dalangi Begal di Makassar dan Gowa – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Remaja Penuh Rajah Dalangi Begal di Makassar dan Gowa

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–GR alias Karca masih remaja. Usianya baru 16 tahun. Namun, sepak terjangnya di dunia kriminalitas jangan ditanya.

Dengan rajah (tato) yang memenuhi tubuhnya, sudah berkali-laki ia melakukan aksi begalnya. Sejumlah motor pun telah berhasil digasaknya. Dia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Karca diamankan Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Rappocini, Minggu (2/4) pukul 18.30 Wita. Penangkapan warga BTN Pelita Mas Blok A3, Kabupaten Gowa itu bermula ketika petugas mendapat informasi, jika buron kasus pencurian motor itu tengah berada di Jalan Pelita, Makassar.
Dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Nurtjahyana serta Komandan Tim Aiptu Abdul Rais, tim bergegas ke lokasi yang disebutkan. Pengintaian lalu dilakukan. Salah seorang diantara petugas melintas di lokasi keberadaan tersangka.
Benar saja. Ketika polisi menoleh, Karca tengah berada di pinggir jalan. Diapun dikepung dan ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Selanjutnya digiring ke Mapolsek Rappocini guna menkalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada polisi yang menginterogasinya, GR mengakui perbuatannya. Ia bahkan menyebut telah melakukan aksi begal di beberapa titik.
”Saya biasa merampas motor sendirian. Caranya, saya berpura-pura minta tolong diantar oleh korban. Di perjalanan, saya kemudian menodongnya dari belakang menggunakan badik. Selanjutnya merampas sepeda motornya,” terangnya.
Dia kemudian menyebut beberapa titik aksinya. Seperti di Jalan Manuruki. Tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio GT warna hitam putih.
Kendaraan roda dua tersebut tengah terparkir di pinggir jalan. Pemiliknya saat itu sedang berbelanja di warung. Dia lupa melepas kunci motor yang masih tetap tergantung di tempatnya. Kesempatan itupun tak disia-siakan Karca. Motor langsung dibawa kabur.
Lokasi lain tempat aksinya adalah Jalan Sultan Alauddin, dekat masjid samping Mc Donald. Ketika itu sebuah sepeda motor Yamaha Mio GT warna ungu putih jadi sasaran. Kendaraan tersebut terparkir di pinggir jalan dan tidak terkunci leher.
Demikian pula di Jalan Sultan Alauddin I, juga tak jauh dari masjid. Karca bersama rekannya AS dan AY menyasar motor Yamaha Mio GT warna putih pink. Di bawah sadelnya terdapay HP Nokia senter warna hitam biru. Motor itu diparkir di pinggir jalan, lalu kemudian didorong oleh rekannya menggunakan motor.
Aksi begal AR tidak hanya di Makassar. Tapi juga menyeberang ke Kabupaten Gowa. Tepatnya di Jalan Bonto-bontoa, tak jauh dari pertigaan depan Warnet PN Net. Bersama rekannya AY,dia merampas HP Xiomi warga gold.
Aksi kedua kalinya dilakukan di belakang Balla Lompoa, samping SMP Aisyah. Karca bersama AY merampas tas warna hitam berisi notebook Acer berwarna hitam.
Panit 2 Reskrim Polsek Rappocini Ipda Nurtjahyana, mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. ”Sejauh ini tersangka mengaku menjadi dalang curanmor dan begal. Modusnya, meminta tolong dibonceng oleh korban. Di perjalanan dia menodong korban menggunakan badik, lalu membawa kabur motor. Terkadang beraksi sendiri, biasa juga ditemani rekannya,” ujar Ipda Nurtjahyana.
Selain mengamankan Karca, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul 125 warna abu-abu, dengan nomor rangka MH3SE9010FJ014026 dan nomor mesin E3R4E-0014035. Oleh tersangka, motor dipakaikan pelat bernomor DD 7611 AX. (bkm/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top