Mapala USN Desak Polres Usut Kasus Pengrusakan Terumbu Karang – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Mapala USN Desak Polres Usut Kasus Pengrusakan Terumbu Karang

KOLAKAPOS, Kolaka–Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, menyoroti serius kerusakan sejumlah koloni terumbu karang di Teluk Bone. Pasalnya, kerusakan terumbu karang di Teluk Bone oleh kapal tanker Amasnusa pengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit kasar, dipandang bukan persoalan kecil.

Bahkan Mapala USN Kolaka mendesak Polres Kolaka untuk mengusut tuntas kasus tersebut, karena disinyalir ada aturan hukum yang dilanggar.
“Kita harus tetap menegakkan aturan hukum kita, karena terumbu karang merupakan salah satu yang dilindungi,” ujar ketua Mapala USN Kolaka, Amiruddin.
Menurutnya, hal yang harus diselidiki itu diantaranya untuk mengetahui apakah kejadian tersebut akibat keteledoran sang nakhoda atau ada hal lainnya?
“Selama satu tahun rata-rata karang hanya dapat menghasilkan batu karang setinggi satu centimeter saja. Jadi selama 100 tahun karang itu hanya tumbuh 100 centimeter. Kalau begitu, jika karang yang tingginya satu meter atau lebih dirusak, diperlukan ratusan tahun agar kembali seperti semula. Bayangkan betapa lamanya?” bebernya.
Amiruddin juga menyayangkan lambatnya penanganan kasus tersebut. Bahkan pemerintah seolah-olah menutup mata atas kejadian pengrusakan terumbu karang, yang diduga dilakukan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Tanggetada tersebut.
“Kami sementara lengkapi berkasnya dan diskusikan, setelah itu kami lapor ke kepolisian untuk mengusut tuntas pelakunya. Kami juga meminta kepada pemerintah untuk membantu hal tersebut jangan hanya tinggal diam, karena kita ketahui bersama masalah ini telah dilimpahkan ke pemerintah daerah oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, saat kunjungannya di Kolaka beberapa waktu lalu,” tegasnya.
Untuk diketahui, kapal tanker yang merusak terumbu karang di depan Pulau Padamarang itu terjadi pada 15 Februari lalu. Saat itu, kapal bernama KM Amasnusa itu mengangkut CPO dari pelabuhan Lameuru, Kendari menuju pelabuhan Kolaka. Namun, begitu melintasi perairan Kolaka, kapal tersebut kandas di kedalaman 10 meter, dekat lampu mercusuar. (cr1)

Click to comment

The Latest

To Top