Dua Pelaku Pembunuh Sadis, Dicokok Polisi Maros – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Dua Pelaku Pembunuh Sadis, Dicokok Polisi Maros

KOLAKAPOS, Maros–Dua orang tersangka pelaku pembunuhan sadis seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menggunakan martil di Kabupaten Gowa, Selasa 28 Maret lalu, berhasil diamankan di Mapolres Maros.

Kasat Reskrim Porles Maros, AKP Jufri Natsir membenarkan, penangkapan dua orang tersangka pembunuhan tersebut. Keduanya dibekuk setelah melarikan diri ke Polewali Mandar (Polman) dengan menggunakan angkutan umum, lalu kembali dan bersembunyi di Maros. “Benar, tim gabungan dari Resmob Polda dan Polres Maros menangkap mereka berdua di sebuah rumah milik keluarga tersangka dini hari tadi. Mereka (Tersangka) sempat diinterogasi di ruang Jatanras Polres Maros, lalu dibawa oleh tim Resmob Polda Sulsel untuk pengembangan,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Jufri, kedua tersangka ini bisa dilacak setelah tim Resmob melakukan pengejaran mobil yang digunakan oleh kedua tersangka ke Polewali. Dari keterangan yang didapatkan, mereka akhirnya bisa diamankan dan mengakui perbuatan mereka. “Mobil dan telpon genggam korban yang dibawa kabur oleh kedua tersangka ini merupakan petunjuk awal. Setelah dilakukan pelacakan, posisi tersangka ini akhirnya bisa diketahui dan langsung dilakukan penangkapan,” paparnya.
Terkait motif pembunuhan ini, Jufri tidak ingin menjelaskan lebih lanjut karena tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan hal itu lebih detail. Pasalnya, penanganan kasus ini dilakukan oleh pihak Reskrim Polres Gowa. Namun, ia tidak menampik adanya dugaan sodomi yang dilakukan oleh korban terhadap tersangka. Sebelumnya, kasus pembunuhan yang terjadi di perumahan Graha Surandar Blok E2 Nomor 3 Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu ini, sempat menggegerkan warga sekitar. Beberapa barang yang dibawa lari oleh tersangka saat itu, menguatkan motif pembunuhan ini berlatar belakang perampokan.

PNS di Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Amir Ahmad (38) ditemukan tewas oleh istrinya sendiri di dalam kamarnya yang dalam keadaan terkunci. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah dihantam oleh kedua tersangka menggunakan martil dibagian kepalanya. (parepos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top