Pemkab Bombana Programkan Pengobatan Gratis di Dacil – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Pemkab Bombana Programkan Pengobatan Gratis di Dacil

KOLAKAPOS, Rumbia–Masyarakat di daerah terpencil pada umumnya hanya mengandalkan pengobatan tradisional, karena terkendala pada masalah biaya pengobatan. Hal tersebut tentunya tidak memberikan dampak positif, sehingga pemerintah kabupaten (Pemkab) Bombana melakukan pelayanan kesehatan daerah terpencil (Dacil) secara gratis.

“Sebenarnya pengobatan seperti ini telah dilakukan dalam setiap tahunnya. Namun, tahun kemarin (2016, red) yang mendapatkan hanya 10 desa, akan tetapi di tahun ini yang mendapatkan pelayanan gratis sebanyak 22 kecamatan dan 22 Desa. Sebab, satu kecamatan diwakili satu desa, dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp140 juta, itupun yang benar benar layak untuk dilayani (daerah terpencil, red). Ini juga dilakukan agar tidak ada lagi keluhan masyarakat, yang selama ini jarang mendapatkan pelayanan kesehatan, dimana petugas kesehatan turun langsung di lapangan, terkhusus bagi daerah yang susah terjangkau,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Ariyanto.
Ariyanto menambahkan, program ini didukung penuh oleh Pj Bupati Bombana Sitti Saleha. Bahkan program satu desa satu perawat murni program beliau, dengan harapan kedepanya tidak ada lagi desa yang tidak terlayani masalah kesehatan.
“Semoga dengan adanya program ini, masyarakat akan semakin menyadari akan pentingnya kesehatan. Pasalnya, tidak semua Dinas yang berada disetiap kabupaten mendapatkan program (Dacil, red) seperti ini,” katanya.
Sekdes Analere Sudirman, sangat mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab Bombana terkait pengobatan secara gratis.
“Saya bersama masyarakat sangat bersyukur dengan adanya program ini. Selaku pemerintah, saya telah menyampaikan kepada masyarakat untuk menyempatkan hadir dalam rangka pemeriksaan gratis yang telah diadakan oleh Dinas Kesehatan kabupaten Bombana. Bahkan desa Analere harusnya merasa bangga, pasalnya diantara desa yang berada di Poleang Barat, hanya Analere yang mendapatkan pelayanan ini,” jelasnya.
Sementara salah seorang ibu rumah tangga Suharti, sangat senang setelah diperiksa oleh petugas dan diberikan obat secara gratis. “Semoga saja tahun berikutnya akan ada lagi program (pengobatan gratis, red) ini di desa kami. Sebab, sudah sangat membantu dan memudahkan bagi kami masyarakat yang berada di pelosok, seperti Analere ini,” paparnya. (k6)

Click to comment

The Latest

To Top