Penilaian Adipura di Empat Tempat Masih Rendah – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Penilaian Adipura di Empat Tempat Masih Rendah

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Empat tempat di Kota Makassar yang masuk dalam penilaian Adipura masih mendapat nilai rendah. Masing-masing pasar tradisional, sekolah, puskesmas dan terminal. Sementara untuk tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Tamangapa dan rumah sakit sudah membaik.
Oleh Pemkot Makassar, seluruh sasaran penilaian Adipura tersebut tetap menjadi perhatian serius. Optimisme meraih Adipura Paripurna tahun 2017 terus digelorakan. Pengumuman dan penyerahannya direncanakan dilaksanakan Juni mendatang, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Gani Sirman mengatakan, saat ini penilaian Adipura Paripurna 2017 telah memasuki tahap dua (P2). Tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menilai 150 titik tempat yang ada di 15 kecamatan.
“Masih dalam penilaian. Sekarang sudah masuk P2. Setelah itu, April mendatang kembali dilakukan penilaian penyempurnaan. Sekaligus menetapkan apakah Makassar layak mendapat Adipura atau tidak. Tetapi kami yakin kembali dapat Adipura Paripurna 2017, dengan rutin melakukan koordinasi ke kecamatan. Khususnya terkait dengan titik-titik yang menjadi penilaian,” jelas Gani Sirman.
Dia menyebut, TPA Tamangapa mendapat nilai untuk sementara 7,8. Angka tersebut cukup baik. Meski begitu, TPA Tamangapa tetap harus lebih dioptimalkan kebersihannya. Termasuk alat untuk mendukungnya. Sementara sekolah dan puskesmas harus lebih ditingkatkan kebersihan untuk memperoleh nilai yang baik.
“Masih perlu lagi ditingkatkan kebersihannya. Bukan hanya di TPA Tamangapa. Tetapi beberapa lokasi titik, seperti sekolah, puskesmas, pasar dan terminal,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bagian Perlengkapan Kota Makassar Haidil Adha, menegaskan April mendatang pihaknya akan merealisasikan pengadaan beberapa armada kebersihan. Program ini untuk membantu mengoptimalkan kebersihan, khususnya di TPA Tamangapa. Alat berat yang diperadakan berupa ekskavator dan buldoser masing-masing satu unit.
“Untuk membantu mengoptimalkan kebersihan di TPA Tamangapa, kami akan usahakan untuk merealisasikan dua alat berat. Dengan adanya armada kami harap kebersihan di TPA Tamangapa dan di kecamatan dapat lebih meningkat,” ujarnya. Ketua Komisi D DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil, mengatakan ada banyak yang perlu dibenahi untuk bisa kembali meraih Piala Adipura. Salah satunya dan yang terpenting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya arti kebersihan lingkungan.
”Itu masih minim saat ini. Sepertinya belum ada kesadaran yang kuat untuk kebersihan lingkungan. Budaya gotong royong semakin memudar,” katanya, kemarin.
Menurut legislator Fraksi PKS ini, Pemkot Makassar terus melakukan pembenahan dengan menggalakkan program-program kebersihan menuju kota dunia yang nyaman. Namun dalam perjalanannya tidak berjalan maksimal.
Rahman Pina, anggota komisi C mengakui pertumbuhan pembangunan Kota Makassar berlangsung pesat. Persoalan yang mengiringinya adalah tingginya produksi sampah. Sayangnya, tidak didukung dengan sarana dan prasarana pendukung.
“Selain sarana dan prasarana yang menjadi faktor penunjang, dukungan seluruh elemen masyarakat sebagai penyanggah program-program kebersihan yang digalakkan oleh pemkot harus dijalankan menjelang penilaian,” ujarnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top