Arsalim Nilai Dinas PK Lambat Tuntaskan Pemerataan Guru – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Arsalim Nilai Dinas PK Lambat Tuntaskan Pemerataan Guru

KOLAKAPOS, Andoolo–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Konsel, dianggap lambat dalam bekerja. Pasalnya, dalam pendistribusian guru di Konsel hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Konsel, Arsalim Arifin.

Menurut Arsalim, Dinas PK Konsel terlalu lambat dalam eksekusi pendistribusian guru. Sebab, jika hal itu ditunda-tunda terus bisa mengakibatkan ada politik didalamnya.
“Kan bisa jadi guru tersebut beralasan istrinya hamil dan alasan lainnya sehingga dia tidak jadi dipindahkan, hal seperti inilah yang harus diantisipasi, jangan jadi PNS kalau tidak mau diatur sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Selain itu, ia menganggap Dinas PK segan dalam pendistribusian guru, karena guru tersebut istri pejabat sehingga tidak perlu untuk dipindahkan.
“Ada ditemukan di Ranomeeto, Konda dan Moramo, guru sudah bertumpuk namun tidak juga guru-guru tersebut didistribusi ke sekolah yang masih kurang gurunya, ini kan kesannya pembiaran sudah ditahu namun tidak ada tindak lanjut dari Dinas terkait,” ungkapnya.
Mantan Kepala Bappeda ini menambahkan, ada juga ditemukan Kepala Sekolah merangkap jadi bendahara dan beberapa jabatan lainnya. Sehingga dapat gaji tunjangan Kepsek, dapat juga gaji bendahara.
“Yang seperti ini juga adalah masalah yang sangat berbahaya, dia berpikir kan jauh dan terpencil jadi tidak ada yang memantau apa yang dilakukannya,” tegasnya.
Arsalim meminta kepada Sekertaris Daerah Konsel dan Dinas terkait agar segera turun lapangan melakukan verifikasi, agar pendistribusian guru merata di Konsel.
“Jangan lagi ditunda-tunda, asal sudah sesuai aturan segera laksanakan. Kita takutkan kalau tidak secepatnya maka jangan sampai ada muatan poltik didalamnya, berpotensi pungli lagi,” tutupnya.
Sementara itu, Plt Kadis PK Konsel, Busnawir menjelaskan, keterlambatan dalam pendistribusian guru disebabkan pelantikan kepala sekolah, kemudian menunggu ujian nasional berakhir.
“Sebenarnya pendistribusiannya direncanakan bulan Oktober 2016, namun karena molornya pelantikan, sehingga kita terlambat. Sekarang kita tinggal menunggu ujian nasional berakhir, setelah itu barulah kita akan melakukan pendistribusian seluruh kecamatan di Konsel,” ungkapnya. (k5)

Click to comment

The Latest

To Top