Rusman Emba Bakal Permak Total Pembanguan di Muna – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Rusman Emba Bakal Permak Total Pembanguan di Muna

Bupati Muna LM Rusman Emba saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musrembang yang digelar di gedung Galampa Kantolalo, kota Raha.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Bupati Muna LM Rusman Emba menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan, di Aula Galampa Kantolalo jalan Bypas, Raha, Kamis (23/3) siang, dengan menghadirkan sembilan dari 22 kecamatan yang ada di kabupaten Muna. Sembilan kecamatan tersebut, yakni kecamatan Katobu, Batalaiworu, Lasalepa, Lohia, Towea, Napabalano, Kontunaga, Watopute dan Duruka

Menurut Bupati Muna Rusman Emba, Musrembang yang digelar tersebut bukan merupakan Musrembang biasa. Sebab, ia sengaja mengumpulkan sembilan kecamatan dalam satu hari kegiatan Musrembang, agar visi misinya bersama Wakil Bupati Abdul Malik Ditu dapat terwujud, bahwa program pembangunan kedepan itu terintegrasi dalam beberapa wilayah kecamatan.
“Mungkin ada perdebatan kenapa harus diadakan secara serentak disini (Galampano, red). Saya dengan pak Malik baru dilantik enam bulan jadi ini bukan Musrembang biasa. Kami ingin menjelaskan visi misi kami karena terintegrasi. Jadi bukan milik Katobu misalnya juga milik Batalaiworu, Lohia. Karena ini satu bagian yang tak terpisahkan. Ini Musrembang luar biasa,” ucap eks anggota DPD RI ini dalam sambutannya.
Rusman menggambarkan programnya telah termuat dalam APBD 2017. Dalam program itu, Rusman mencanangkan pelebaran kota yang menuju jalur Motewe, pembangunan gedung dua lantai dengan kapasitas dapat menampung ribuan orang, hingga pemindahan Stadion Sepakbola Paelangkuta, lantaran sudah taktertata dengan baik.
“Saya terus melakukan komunikasi dan Alhumdulilkah sudah ada 60 pedagang termasuk investor. Kita punya pertokoan ini kita akan pindahkan dari Laino ke Motewe. Jadi 60 orang siap, pemerintah daerah menyiapkan lahannya kemudian dibangun. Jadi konsepnya apakah bentuknya HGU atau apa kita carikan payung hukumnya, sehingga para pengusaha jadi aman berivestasi dan kota kita kelihatan berubah. Jadi bayangkan kalau sekitar 100 bangunan yang monumental Muna akan kelihatan berubah. Inshaa Allah,” harapnya.
Tidak hanya itu, Rusman berencana merubah infrastruktur jalan dalam Kota Raha menjadi dua jalur, yakni jalan dari arah Motewe menuju kecamatan Watopute. Selanjutnya kata Rusman, dari kawasan pertokoan hingga ke Mantobua kecamatan Lohia. “Ini membutuhkan kerja yang ekstra, serta kerjasama dengan para tokoh-tokoh masyarakat dan camat,” katanya.
Rusman juga mengatakan perubahan dalam kota lainnya, yakni penimbunan di lokasi Restauran eks Kunkun. Rencananya di tempat itu disiapkan satu wadah joging track, bagi warga yang ingin menikmati olahraga. “Disebelah utaranya sebuah gedung tua eks BPD akan digunakan sebagai bangunan rumah adat. Saya sudah meminta izin dengan pemiliknya, yakni Bank Sultra untuk digunakan lahan tersebut. Selain itu, lahan dari salah satu tokoh masyarakat juga sudah mengiyakan untuk dipakai. Jadi bukan hanya rumah adatnya akan dilihat, tapi ornamen pendiri bangunan dari kayu jati yang fenomenal dan luar biasa,” tandasnya. (m1)

Click to comment

The Latest

To Top