FMBB Sayangkan Pembebasan Enam Terduga Pelaku Money Politik–Kisruh Pilkada Bombana – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

FMBB Sayangkan Pembebasan Enam Terduga Pelaku Money Politik–Kisruh Pilkada Bombana

FMBB saat menggelar aksinya di jalan raya.FOTO:Saprudin/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Andoolo–Massa Forum Masyarakat Bombana Bersatu Sulawesi Tenggara (FMBB) Sultra, menuntut penegakan supremasi hukum, khususnya masalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana.
Pasalnya FMBB Sultra menyayangkan, tindakan Pengadilan Negeri Bau-bau yang membebaskan enam orang yang diduga pelaku money politik pada Pilkada Bombana. Mereka berinisial UM (46), SD (39), CG (39), MY (51), IL (41) dan YF (39). Atas tindakannya itu dikhawatirkan dapat mencederai perjalanan sistem demokrasi dan penegakan supremasi hukum di Indonesia.
“Padahal hasil penyelidikan pihak Kepolisian dan Kejaksaan setempat (Bombana, red), menyatakan cukup bukti untuk diadili para pelaku tersebut berdasarkan hukum acara pidana. Diantaranya yang bersangkutan tertangkap tangan melakukan praktek money politik oleh tim Gakumdu di desa Tontonunu kecamatan Tontonunu kabupaten Bombana,” ungkap salah satu presedium FMBB Syaifullah.
Lanjutnya, menurut undang-undang pidana pasal 183, Hakim tidak boleh menjatuhkan hukuman kepada seseorang kecuali, apabila sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Hakim memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya.
“Atas dasar itu, sebagai gambaran dengan tertangkap tangannya para pelaku melakukan money politik, adalah salah satu bukti yang kuat dimana seseorang melakukan tindak pidana tersebut. Didukung dengan barang bukti yang disita oleh penyidik, maupun barang bukti lain berupa keterangan saksi-saksi, maupun selebaran kertas berisi nama-nama yang akan menerima uang dari salah satu Paslon dengan tujuan agar dirinya dimenangkan,” paparnya.
Ditambahkannya, dengan begitu FMBB Sultra mendesak Kepala Pengadilan Tinggi Sultra, untuk membatalkan putusan Hakim Pengadilan Negeri Bau-Bau yang membebaskan para terduga pelaku money politik desa Tontonunu.
“Selanjutnya mendesak Kepala Pengadilan Tinggi Sultra, untuk mengadili seberat-beratnya para pelaku money politik di kabupaten Bombana, karena melanggar KUHP Pasal 149 ayat 1 dan 2,” harapnya. (k5)

Click to comment

The Latest

To Top