Penolakan CPCL–Distan Sebut Miskomunikasi dengan Gempita – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Penolakan CPCL–Distan Sebut Miskomunikasi dengan Gempita

KOLAKAPOS, Andoolo–Dinas Pertanian (Distan) Konawe Selatan (Konsel) angkat bicara, terkait adanya penolakan usulan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Calon Petani Calon Lahan (CPCL).

Kadis Pertanian Konsel, Akbar, mencoba mengklarifikasi masalah tersebut. Ia mengatakan hal ini hanya masalah miskomunikasi, dan merupakan kesalahan dari pihak Gempita karena tidak pro aktif dalam masalah CPCL.

“Kita ketahui pada waktu kedatangan Mentan di Konsel, beberapa waktu lalu Pemda Konsel diberikan lahan seluas 20 ribu Ha untuk tanam jagung. Dan itu sudah diverifikasi oleh Provinsi bahkan tingkat pusat. Hanya saja didalamnya kami tidak tahu apakah gempita masuk didalamnya dalam hal pengusulan CPCL,” jelasnya.

Menurutnya, hal ini hanya masalah koordinasi saja apalagi pihak Gempita Konsel baru dua kali ke kantor. Untuk itu pihaknya menolak untuk tanda tangan SK karena tidak adanya Juknis untuk acuan.

“Saya tidak menolak. Tapi saya harus berhati-hati saja, namun Gempita mendesak harus ditanda tangani segera itupun hanya lewat via telepon saja, sementara itu kan harus diverifikasi dulu. Untuk menyelesaikan masalah tersebut Hari ini saya menunggu dari pihak Gempita,” ungkapnya.

Ditambahkannya pihaknya akan memverifikasi data CPCL Gempita dan CPCL Dinas Pertanian, tinggal dimasukan saja yang di 20 Ha kemudian dikurangi dengan yang lainnya. Agar tidak terjadi tumpang tindih nantinya.

Sementara itu Sekertaris Gempita Konsel Azis menjelaskan, kuota 20 ribu Ha lahan untuk tanam jagung itu untuk kuota Dinas Pertanian, sementara Kementan juga memberikan Gempita kuota seluas 15 ribu Ha. Dan saat ini pihaknya telah memverifikasi lahan seluas 11 ribu Ha diwilayah Konsel.

“Jadi Dinas Pertanian dapat 20 ribu Ha, Gempita juga dapat 15 ribu Ha dan data kita sudah bawa ke Dinas terkait untuk disandingkan, agar tidak terjadi tumpang tindih lahan CPCL. Namun pada saat kesana Kadis Pertanian kurang merespon hal tersebut, dan pihaknya yakin tidak ada hal seperti itu,” ungkapnya.

Lanjutnya, terkait lahan yang 15 ribu Ha tersebut pihaknya sudah menjelaskannya kepada Dinas terkait, namun tidak terlalu dihiraukan. Untuk menyelesaikan masalah tersebut pihak Gempita juga, akan secepatnya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Konsel. (k5/b)

Click to comment

The Latest

To Top