500 Unit Rumah Guru Dibangun di Gowa – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

500 Unit Rumah Guru Dibangun di Gowa

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Gowa–Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, memastikan Kabupaten Gowa sangat mendukung tiap program pusat maupun provinsi dalam hal pendidikan. Hal tersebut dilontarkan Adnan saat memberikan sambutan di ground breaking pembangunan perumahan guru Sulsel yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattalassang.

”Gowa selalu yang pertama dalam mendukung inovasi pendidikan di Sulsel. Tak salah kalau grond breaking ini dilakukan pertama di Gowa,” kata Adnan.
Dalam grond breaking itu, disebutkan akan dibangun rumah yang diperuntukkan guru sebanyak 500 unit di lahan seluas 8 hektare. ”Kita berharap di Gowa ini tahap awal, dan akan terus bertambah,” ungkapnya.
Menanggapi harapan bupati Gowa, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, malah berharap tidak cuma 500 unit rumah. Tapi kalau bisa 1.000 unit. ”Pak bupati bantu-bantu carikan lahan dan permudah izin,” pinta Syahrul kepada Adnan yang juga ponakannya itu.
Pendidikan, menurut Syahrul, sangat penting dan salah satu unsur dalam mensukseskan pendidikan adalah menjaga kualitas guru. ”Salah satunya adalah guru harus punya rumah yang lebih baik agar tidak korupsi dan tidak melakukan pungutan,” ujar Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, pembangunan rumah guru ini tidak lepas dari pemikiran gubernur Sulsel. ”Saat di mobil, beliau bertanya soal kesejahteraan guru. Dan saya sampaikan apa adanya. Saat itu juga pak gubernur menelepon Dirjen perumahan rakyat,” kata Irman.
Untuk Gowa, kata None sapaan akrab Irman, tahap pertama akan dibangun 300 unit dan akan dilanjutkan hingga mencapai 500 unit. Selain di Gowa, perumahan untuk guru ini juga akan dibangun di Kabupaten Bone sebanyak 200 unit di atas lahan 3 hektare, Selayar 250 unit di atas lahan 4 hektare, Soppeng 150 unit dengan luas 2,5 hektare, Parepare 170 unit di atas lahan 3 hektare, Bantaeng 200 unit pada 3 hektare, Bulukumba 220 unit pada 3 hektare, dan Palopo 300 unit di atas lahan 5 hektare. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top