Wali Kota Makassar Lepas Perdana Pengiriman Ikan Segar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Wali Kota Makassar Lepas Perdana Pengiriman Ikan Segar

KOLAKAPOS, Makassar–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melepas perdana pengiriman container berisi ikan beku segar tujuan Jakarta dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Untia, Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanayya.
Ikan beku segar tersebut berasal dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Berdikari yang merupakan binaan dari Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar.
Pelepasan turut disaksikan secara langsung, Ketua KUB Berdikari, Busrah Abdullah dan Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar, Rahman Bando.
Sebelum melakukan pelepasan dan pemecahan kendi di body truk, Danny sapaan akrab wali kota memberikan apresiasi terhadap pihak yang terlibat menyukseskan pengiriman komoditi perikanan asal Sulawesi Selatan, Kota Makassar ke luar provinsi.
Menurutnya, sebagai kawasan terbesar di Indonesia bagian timur, Kota Makassar lebih dikenal sebagai daerah penghasil ikan yang cukup banyak. Meskipun ikan-ikan yang ada di Kota Makassar juga didatangkan dari luar Kota Makassar seperti Sinjai, namun Kota Makassar tetap dikenal sebagai penghasil ikan yang cukup banyak.
“Kegiatan pada hari ini (kemarin-red) sangat membahagiakan hati terlebih dimana daerah kita ini dikenal dengan ikannya. Biar bagaimanapun modelnya dan tempatnya kita makan, pasti orang mengira ikan yang dia makan asal dari Makassar. Karena dserah kita memang dikenal sebagai penghasil ikan,” katanya.
Melihat kesuksesan yang ada, Danny berjanji akan mengusulkan ke pusat agar memberikan bantuan yang tidak setengah-setengah atau bantuan yang besar ke Cold Storage PPN Untia. Sehingga, masyarakat khususnya KUB Berdikari dapat lebih produktif dalam menghasilkan perikanan dan melakukan pengiriman yang bukan hanya di nusantara tetapi juga mancanegera.
“Adanya dukungan dari pemerintah pusat yang kemudian kita laksanakan dengan baik menjadi moment yang baik pula untuk saya berbicara dengan pusat kalau mauki kasih bantuan janganki yang kecil-kecil. Tapi langsung mo yang besar, kami sanggup. Tugasku itu, dan tugas ta bagaimana memanfaatkan bantuan untuk kepentingan kita dan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala DPP Kota Makassar, Rahman Bando meyampaikan, pembangunan fasilitas Cold Storage di Kota Makassar yang pertama berada di Pelabuhan Paotere dengan kapasitas 100 ton dan terakhir di PPN Untia yang mulai beroprasi pada 2016 lalu dengan kapasitas 40 ton. Pembangunan dua Cold Storage di Kota Makassar bertujuan untuk membantu meningkatkan PAD Kota Makassar dengan membentuk regulasi. Selain itu juga bertujuan mewujudkan visi dan misi pemerintah kota diantaranya merekonstruksi nasib rakyat dengan cara membangun lapangan kerja.
“Apalagi dengan melihat posisi Makassar berada di tengah-tengah Indonesia kita mau Makassar menjadi pusat logistik ikan. Kita sudah benahi infrastruktur dan pembangunan Cold Storage,” ucapnya.
Menurutnya, Makassar tidak akan menjadi pusat perikanan jika tidak memiliki Cold Storage. Untuk itu dia berharap, pemerintah pusat dapat melirik dan memperhatikan potensi yang dimiliki Kota Makassar dengan memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan dalam pengembangkan usaha.
“Kami targetkan setiap bulan dapat melakukan pengiriman empat kontainer dengan semua jenis ikan yang ada di Makassar dan mengangkat citra Makassar tingkat nasional dan internasional. Kami juga menargetkan ikan yang ada bukan hanya dikirim di Indonesia tetapi akan mengirim ke eropa,” tutupnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top