Kejati Ingin Wujudkan Penguatan Lembaga – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Kejati Ingin Wujudkan Penguatan Lembaga

KOLAKAPOS, Makassar–Buku keempat yang ditulis Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulselbar, Jan Samuel Maringka, dibedah di ruang senat lantai 2 gedung Rektorat Universitas Hasanuddin.
Buku yang diberi judul “Reformasi Kejaksaan Dalam Sistem Hukum Nasional” dengan jumlah 230 halaman dibedah oleh Sekertaris Komisi Kejaksaan, Dr Barita LH Simanjuntak SH MH , Rektor Universitas Pattimura, Prof Dr MJ Sapteno SH MH dan selaku penanggap dalam bedah buku, Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Farida Patitingi SH MH.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Wakalpoda Sulsel, Brigjen Pol Gatot Eddy, perwakilan Pangdam VII Wirabuana, para Asisten Kejati Sulsel, Wakil Rektor Unhas, Kejari se-Sulselbar, serta beberapa guru besar fakultas hukum Unhas.
Peluncuran buku oleh Jan S Maringka, bertepatan dengan momentun 1 tahun pusat pengkajian ilmu Hukum Unhas, kemarin.
Jan S Maringka dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya, karena dengan sudi bisa hadir bersama-sama dalam kegiatan bedah buku tersebut.
“Dengan adanya kegiatan bedah buku ini, tentunya bisa dijadikan momentum untuk mereformasi lembaga kejaksaan. Khususnya dalam perannya untuk menjalankan sistem hukum yang bersifat nasional,” ujar Jan S Maringka.
Menurut dia, ini merupakan komitmen seluruh bangsa Indonesia, demi mewujudkan penguatan lembaga kejaksaan. Sebab tanpa ditopang oleh lembaga penuntutan yang profesional dan independen, akan mengakibatkan lemahnya ketahanan nasional.
“Pembaruan Kejaksaan harus berjalan, dalam sebuah grand design. Bukan hanya tanggungjawab Kejaksaan saja, melainkan juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat,” jelasnya.
Dengan adanya buah pikiran yang dicurahkan dalam bukunya ini, Jan S Maringka berharap, bisa memberi pelajaran baru dan masukan bagi lembaga Kejaksaan sendiri. Guna memperkuat peran lembaga Kejaksaan itu sendiri, yang tujuannya untuk masyarakat secara menyeluruh.
Sementara itu, Dr Barita LH Simanjuntak SH MH mengatakan, ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan lemahnya lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan. Salah satunya yaitu faktor persoalan finansial. “Ini penting karena bersoal pada masalah anggaran penanganan perkara,” pungkasnya.(bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top