Jalan Hertasning Diperbaiki Bertahap – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Jalan Hertasning Diperbaiki Bertahap

KOLAKAPOS, Makassar–Jalan Hertasning merupakan salah satu jalan yang masuk dalam kewenangan provinsi. Saat ini, di beberapa titik mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan.

Kerusakan bukan hanya diakibatkan kondisi cuaca serta kendaraan melebihi tonase, namun di beberapa titik juga disebabkan karena adanya galian kabel yang ditutup tidak sempurna.
Menyikapi kondisi itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Amin Yakub mengatakan, kerusakan jalan yang terjadi sepanjang Jalan Hertasning secara bertahap akan diperbaiki.
Jalan itu menjadi salah satu fokus Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi yang akan diperbaiki.
“Itu masuk dalam daftar prioritas pemeliharaan yang kami lakukan,” kata Amin Yakub.
Lebih jauh dikemukakan, pemeliharaan Jalan Hertasning yang merupakan salah satu jalan utama menghubungkan wilayah timur dengan barat Makassar itu, satu paket dengan poros Samata hingga Pattalassang yang saat ini juga sementara diperbaiki.
Pekerjaan pemeliharaan dimulai dari arah Pattalassang Kabupaten Gowa hingga tuntas di Hertasning.
Tahun ini, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menganggarkan sekitar Rp209,017 miliar untuk pemeliharaan jalan provinsi. Anggaran itu untuk membiayai sejumlah item kegiatan.
Saat ini, panjang jalan provinsi mencapai 1500,15 km. Angka itu mengalami pertambahan dibanding tahun 2015 lalu yang panjangnya mencapai 1.147,51 km.
Artinya, dalam setahun atau selama tahun 2016, status peningkatan jalan kabupaten menjadi jalan provinsi bertambah sepanjang 352,64 km. Salah satu jalan kabupaten yang mengalami peningkatan status adalah jalan poros Samata-Pattalassang yang sudah berada di bawah pengelolaan provinsi sejak akhir tahun 2016 lalu.
Adapun program penyelenggaraan jalan yang akan dilaksanakan tahun ini diantaranya untuk pembangunan/peningkatan jalan sepanjang 16,60 km,
pemeliharaan berkala jalan sepanjang 4,5 km dan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1.479,05 km.
Selain jalan, kata Amin, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi juga mengalokasikan anggaran untuk biaya rehabilitasi maupun peningkatan jembatan. Anggaran yang disiapkan masing-masing Rp107,80 miliar untuk rehabilitasi jembatan dan Rp141,40 miliar untuk pekerjaan peningkatan jembatan.
“Jadi total anggaran yang disiapkan instansi kami untuk pekerjaan jalan dan jembatan yang anggarannya bersumber dari APBD sekitar Rp209 miliar lebih, ” ungkap Amin Yakob di Kantor Gubernur Sulsel belum lama ini.
Dia melanjutkan, tahun ini, hampir seluruh kabupaten yang dilalui jalan provinsi mendapat kucuran perbaikan jalan.
Untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, tahun ini, yang akan dilaksanakan berada di Kawasan Mamminasata, di jalan provinsi ruas Gowa-Malino, dan ruas Gowa-Sapaya. Pemeliharaan rutin jalan dan jembatan juga menyentuh ruas barat maupun timur yang ada di Kabupaten Bone.
Jalan provinsi lain yang mendapat prioritas adalah di Kabupaten Soppeng, Wajo, Sinjai, Bulukumba dan Selayar, Jeneponto dan Bantaeng, dan Kabupaten Pinrang.
Sementara untum pemeliharaan berkala jalan dan jembatan, menyentuh beberapa kabupaten. Diantaranya Kabupaten Gowa, Sinjai, Bulukumba, Selayar, Bantaeng, dan Jeneponto.
Sementara untuk pembangunan/peningkatan kapasitas jalan dan jembatan hampir semua jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota kebagian anggarannya.
Amin Yakob menjelaskan, sesuai visi dan misi yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi berusaha mewujudkan infrastruktur jalan yang berkualias.
Infrastruktur jalan yang dihasilkan diupayakan untuk meningkatkan pelayanan yang mampu mendukung interkoneksi kawasan strategis, aksesbilitas kawasan tertinggal dan menguatkan jejaring pertumbuhan ekonomi pada wilayah pusat-pusat pertumbuhan.(bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top