Kemenag : Tak Ada Kuota untuk ‘Haji Filipina’ – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Kemenag : Tak Ada Kuota untuk ‘Haji Filipina’

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Calon jamaah haji asal Sulsel yang bermasalah di Filipina atau lebih akrab disebut haji Filipina ternyata masih harus bersabar. Keinginannya untuk bisa diberangkatkan ke Tanah Suci masih jauh panggang dari api.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Kaswad Sartono, menegaskan bahwa pihak kementerian tidak memberikan kouta khusus bagi ‘haji Filipina’ untuk berangkat tahun ini. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan kesalahan dari para jamaah.
Kaswad menjelaskan, peristiwa yang berlangsung pada musim haji tahun lalu dikarenakan para jamaah mendaftarkan dirinya di tempat yang salah. ”Seharusnya, setiap jamaah yang ingin berangkat haji mendaftarkan dirinya di Kementerian Agama,” ujarnya, kemarin.
Hal ini, tambahnya, supaya Kementerian Agama dapat bertanggung jawab penuh atas semua fasilitas, keselamatan, dan keamanan setiap jamaah.
Namun yang dilakukan para jemaah ‘Filipina’ malah mendaftar langsung ke agen travel. Sementara agen travel tempat mereka mendaftarpun belum memiliki izin secara resmi dari pemerintah. ”Mungkin karena ingin cepat, jadi mereka langsung ke agen
travel,” kata Kaswad.
Bagi Kaswad, tidak ada alasan memperlakukan mereka secara khusus. Semua yang akan berangkat haji harus melalui kementerian dan mengikuti semua tahapannya, tanpa terkecuali.
”Intinya, semua yang mau berangkat haji harus sesuai aturan kementerian. Jadi kalau mereka mau berangkat kembali, harus mendaftarkan diri lagi dan ikuti semua prosesnya,” jelas Kaswad.
Pihak kementerian sendiri telah menerangkan hal tersebut kepada para jamaah ‘Filipina’ itu. Saat para jamaah tersebut diterima oleh Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, pihak Kemenag juga hadir.
”Kita sudah memberitahukan semuanya dan mereka mengerti,” ucap Kaswad.
Meski begitu, tambah Kaswad, pihak kementerian dan pemerintah provinsi tidak tinggal diam. Pihaknya dan pemprov menyatakan telah melakukan mediasi kepada agen travel yang bersangkutan. Mereka mendesak agar pihak travel segera mengembalikan dana para jamaah. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top