Pelajar Ditangkap Bawa Samurai ke GOR – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pelajar Ditangkap Bawa Samurai ke GOR

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Palopo–Liga Pendidikan Indonesia (LPI) yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Kota Palopo bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pelajar dan mencari bibit dibidang olahraga.

Tapi sayang kegiatan antar pelajar ini bukannya mempererat keakraban, sebaliknya menimbulkan persoalan baru diantara mereka. Terbukti, pekan ini seorang pelajar harus dilarikan ke rumah sakit karena ditusuk busur oleh pelajar dari sekolah lain.

Adalah Muh Fadli Syarif (17), warga Perumahan Imbara II, Kota Palopo, pelajar SMA Negeri 5 Kota mengalami luka di bagian paha setelah ditikam busur Minggu 5 Maret lalu, sekira pukul 18.00 wita di Jl We’ Cudai, samping Gedung Kesenian Palopo, dekat GOR.

Waktu itu, korban baru saja menonton pertandingan BOLA Liga Pelajar antar pelajar SMAN 5 melawan SMA Datuk Sulaiman di Stadion Lagaligo. Setelah pertandingan berakhir, Rifaldi yang mau pulang tiba-tiba ditikam di lokasi parkiran tempat sepeda motornya diparkir.
Adanya kejadian tersebut membuat aparat kepolisian meningkatkan volumen pengamanan di GOR Jl Salak, Kota Palopo Hal ini guna menciptkan suasana kondusif agar setiap kali pertandingan berjalan aman dan lancar. Saking ketatnya, seorang pelajar terpaksa digiring ke Mapolres Palopo, Jumat 10 Maret kemarin.

Pelajar salah satu SMA di Kota Palopo bernama Aldi (17), warga BTN Hartaco kedapatan membawa senjata tajam berupa samurai warna hitam ukuran 50 cm. Akibatnya, pelajar kini diperiksa petugas. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Palopo,” kata Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Rahmat, singkat.

Persoalan buruk yang juga dilakukan olah para pelajar, saat pergi menonton dan pulang menonton mereka melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Tentunya, ini sangat mengganggu pengguna jalan raya. “Belakangan ini aksi ugal-ugalan pelajar makin menjadi-jadi pak.

Mirip balapan liar karena tidak menggunakan bahkan boncengan tiga. Mohon aparat kepolisian jeli melihat ini. Dan saya kira, jauh lebih tertib jika pelajar pulang dengan santai mengendarai motor,” kata sejumlah warga. (palopopos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top