Satgas Saber Pungli OTT Tiga Oknum Dispenda di Pangkep – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Satgas Saber Pungli OTT Tiga Oknum Dispenda di Pangkep

LOKASI OTT SATGAS PUNGLI DI POS RETRIBUSI, DI KAMPUNG SOREANG, DESA KABBA, KECAMATAN MINASATENE

KOLAKAPOS, Pangkep–Saber Pungli Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus menggencarkan operasi pemberantasan pungli. Hal itu dibuktikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) tiga oknum pegawai Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Pangkep yang sedang melakukan pungli di pos retribusi di Kampung Soreang, Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep.

Ketua Satgas Saber pungli Pangkep, Kompol H Najamuddin, menjelaskan, jika pihaknya sesuai dengan amanah, dan tugas Satgas Saber Pungli untuk memberantas pungli.Maka pihaknya saat ini telah gencar melakukan operasi. “Saat ini, kita telah dapati tiga oknum pegawai lingkup Dispenda melakukan pungli, di pos retrebusi. Kita tangkap tangan,” ujar H Najamuddin, yang juga Wakapolres Pangkep, .

OTT yang dilakukan Satgas Saber Pungli terhadap tiga oknum yakni, IZ (46) PNS, AD honorer, dan MI honorer. di lingkup Dispenda Pangkep.Ketiganya tertangkap tangan melakukan pungli. “Saat itu kita dapati ketiga oknum itu sedang pungli, yang menarik iuran retribusi di pos retribusi tanpa karcis. Salah seorang sopir kernet yang memuat material batu dimintai sejumlah uang sebesar Rp10.000, tanpa karcis, saat melintasi pos retribusi itu. Dan itu berkali-kali dilakukan, bukan hanya satu mobil saja, tanpa karcis. Mestinya kan ketika menarik iuran retribusi harus disertakan dengan karcis yang telah ditetapkan nominal tarifnya sebesar Rp20.000 dan nyatanya, uang telah ditarik dari setiap sopir itu masuk dikantongnya mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini telah memeriksa lebih lanjut ketiga oknum tersebut dengan memanggil saksi-saki terkait. Termasuk para sopir yang telah dimintai retribusi tanpa karcis, dan juga mengkoordinasikan ke dinas terkait tempat asal ketiga oknum tersebut bertugas. Sementara itu, Kepala Dispenda Pangkep, Andi Yatrib Pare, membenarkan adanya pegawai Dispenda yang melakukan pungli. Dia pun mengambil tindakan tegas terhadap bawahan yang terbukti melakukan pungli. “Itu memang benar, dan tidak diperbolehkan adanya menarik retribusi ketika tidak disertakan karcis. Untuk kedua oknum pegawai yang berstatus honor itu, kita sudah keluarkan, dan oknum pegawai bersatus PNS itu saya telah meminta kepada bupati untuk dipindahtugaskan ke dinas lain. Siapa pun itu, yang merusak tatanan pemerintahan dan menodainya dengan melakukan pungli, kita akan tindak tegas. Apalagi bila dilingkup Dispenda sendiri,” tegasnya.(parepos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top