KPK Awasi Seleksi Calon Praja IPDN di Sulsel – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

KPK Awasi Seleksi Calon Praja IPDN di Sulsel

KOLAKAPOS, Makassar–Tahun ini, Pemprov Sulsel mendapat penambahan jatah calon mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Jika tahun lalu, jatah Sulsel hanya 40 orang, tahun ajaran ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) menambah kuota 35 orang sehingga total calon birokrat yang akan diterima menjadi 75 orang.
Untuk kepentingan itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakshirie Radjamilo melakukan koordinasi sekaligus menjemput kuota yang diberikan ke Jakarta.
Ashari mengatakan, pendaftaran calon mahasiswa IPDN mulai dibuka 9 Maret hingga 31 Maret mendatang.
Pendaftaran bisa dilakukan secara online atau langsung ke BKD Provinsi Sulsel.
Ashari mengatakan, penambahan kuota mahasiswa IPDN disebabkan karena pemerintah saat ini lebih menitikberatkan pengangkatan aparatur sipil negara (ASN) melalui sekolah kedinasan.
Dia menekankan, seleksi yang dilakukan akan berlangsung secara transparan dan bebas dari percaloan.
Dia mewanti-wanti masyarakat untuk tidak percaya pada oknum-oknum yang menawarkan diri mampu meloloskan calon menjadi mahasiswa IPDN.
“Kami akan kawal seleksi ini supaya sesuai dengan yang diharapkan. Jangan percaya jika ada yang mengaku bisa urus kelulusan. Itu tidak benar. Kami akan kawal prosesnya secara ketat, ” pungkas Ashari.
Penerimaan calon praja IPDN juga dapat dilakukan secara online melalui situs Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau www.panselnas.id.
Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta, selanjutnya melakukan penyampaian berkas dengan cara mengunggah data sesuai ketentuan yang berlaku
Proses penerimaan calon Praja IPDN akan diawasi secara ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Perekrutan dengan sistem komputerisasi yang sepenuhnya tidak dilakukan lembaga IPDN, tetapi melibatkan institusi lain. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top