Rp8,9 M untuk Beli Android Ketua RT/RW – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Rp8,9 M untuk Beli Android Ketua RT/RW

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,9 miliar untuk pengadaan 5.969 unit smartphone android. Alat komunikasi canggih itu akan diberikan kepada ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang tersebar di 15 kecamatan.

Pengadaan smartphone android ini diurus oleh Bagian Perlengkapan Kota Makassar. Sejauh ini, Bagian Perlengkapan masih mencari merek dan tipenya. Anggaran yang dialokasikan untuk satu unitnya ditentukan sebesar Rp1,5 juta.
Spesifikasi yang harus dipunyai, yakni memiliki kamera belakang, kamera depan serta ruang penyimpanan atau memory yang besar.
”Belum ada yang kita dapat. Kami masih mencari merek dan tipe yang sesuai dengan alokasi anggaran Rp1,5 juta per unit. Yang kita inginkan, bagaimana bisa mendapatkan smartphone yang memiliki spesifikasi lengkap dalam mendukung kerja ketua RT dan RW dalam memberikan pelayanan kepada warga,” kata Kepala Bagian Perlengkapan Kota Makassar Haidil Adha.
Untuk proses pengadaan smartphone android ini, lanjut Haidil, akan dilakukan melalui tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Atau membeli melalui e-catalogue alias katalog elektronik. Untuk itu, pihaknya rutin turun melakukan survei harga smartphone secara langsung. Karena harganya kadang naik turun.
”Nantilah kita lihat, apakah ditender atau dibeli melalui katalog elektronik. Karena kita tidak bisa tender kalau barangnya ada masuk di e-catalogue. Sementara kalau tender, prosesnya agak lambat. Kita target April barangnya sudah ada,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Iskandar Lewa, menyebut Bagian Perlengkapan menjadi leading sektor yang mengelola seluruh anggaran pengadaan handphone android untuk ketua RT dan RW yang terpilih dalam pilkara serentak, Minggu (26/2) lalu. Termasuk memilih merek dan tipe.
“Bukan BPM yang kelola pengadaan android. Kita tidak tahu berapa anggarannya, merknya apa, typenya apa, belinya dimana, dan berapa harga satuannya. Karena BPM Makassar hanya mengelola anggaran honor panitia tingkat kota sampai dengan persiapan pemilihan dan pelantikan,” tandasnya.
Sebelum smartphone android tersebut dibagikan, anggota DPRD Kota Makassar punya usulan kepada pemkot. Mereka meminta agar seluruh ketua RT dan RW yang terpilih, terlebih dahulu diberikan sosialisasi serta pelatihan terkait penggunaan dan fungsi dari pembangian alat komunikasi itu.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar Susuman Halim, mengatakan pemberian gadget android bagi para ketua RT/RW bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang berbasis smart city. Mereka yang memegangnya diwajibkan selalu melaporkan kejadian yang terjadi di lingkungannya.
”Karena tidak dipungkiri, ada ketua RT dan RW yang terpilih karena ketokohannya. Ada juga yang sudah usia lanjut. Tidak tertutup kemungkinan masih banyak yang gaptek (gagap teknologi). Karena itu, perlu ada sosialisasi dan pelatihan terlebih dahulu sebelum dibagikan,” saran legislator Partai Demokrat ini.
Usulan yang sama datang dari Rudianto Lallo, sekretaris komisi A. ”Penting sekali untuk memberikan pelatihan bagi para ketua RT dan RW. Jangan sampai fasilitas pendukung yang diberikan itu terkesan mubasir. Tidak bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kinerja di lapangan,” ujarnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top