Diduga Terlibat Curanmor, Oknum Guru Ditangkap Polisi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Diduga Terlibat Curanmor, Oknum Guru Ditangkap Polisi

Sudah ditahan. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

KOLAKAPOS, Ternate–Polisi menangkap M. Ridwan (31), guru PNS di sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 4 Kota Ternate, Maluku Utara.

Ridwan terlibat kasus pencurian kendaraan motor (curanmor) bersama dua orang temannya yakni Hidayat alias Dayat (20) dan Anugrah (26).

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bagian Kurikulum, M Zulfidar mengakui pihaknya belum menjatuhkan sanksi kepada Ridwan.

“Kalau soal M Ridwan, baik berupa sanksi pemecatanya, kami masih menunggu hasil koordinasi kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) provinsi. Di samping itu kita juga tunggu proses hukum,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Ridwan merupakan salah satu guru yang malas ke sekolah dan sudah sering dikenai sanksi akibat tidak pernah masuk mengajar.

“Sebelum kami pengalihan (pengelolaan SMK, red) ke provinsi itu, dia selama satu tahun tidak pernah masuk mengajar,” katanya.

Diknas sempat memanggilnya untuk dilakukan pembinaan, tetapi sama saja, tidak hadir dengan alas an sakit.

“Satu tahun kemudian tidak pernah juga masuk lagi. Akhirnya gajinya tidak diberikan selama satu tahun oleh Diknas itu,” jelasnya.
Dua hari lalu sebelum ditangkap oleh polisi, Ridwan sempat memasukan surat keterangan dokter karena alasan sakit. “Setelah itu keesokan harinya langsung ditangkap itu,” ungkapnya.

Lanjut Zulfidar, M Ridwan merupakan salah satu guru yang kurang bergaul dengan guru lainya.

“Orangnya juga tertutup, saat selesai mengajar langsung pulang, tanpa ada interaksi dengan guru lain,” terangnya.

Mahmud J Abdurahman, Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dikbud Kota Ternate saat diwawancarai membenarkan bahwa M Ridwan pernah ditahan gajinya selama satu tahun.

“Dia merupakan guru yang paling malas. Sudah berulang kali kena sanksi, mulai dari teguran sampai penahan gajinya. Dan sanskinya yang lain, yakni gajinya tidak diberikan sampai saat ini karena tidak pernah masuk, dan gajinya itu sudah dikembalikan ke kas negara,” terang Mahmud.(jpnn)

Click to comment

The Latest

To Top