Aksi Pencurian Kembali Marak – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Aksi Pencurian Kembali Marak

KOLAKAPOS, Riau–Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni SIK mengimbau warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya pidana pencurian. Bahkan, Kapolres Inhu meminta untuk kembali mengaktifkan pos ronda untuk menjaga lingkungan sekitar.

Sebab, tindak pidana pencurian dengan pemberatan |curat| kembali mulai marak. Buktinya sepanjang Senin (6/3), pihaknya menerima dua laporan polisi tentang tindak pidana curat.

‘’Menjaga situasi aman dari berbagai tindak kejahatan tidak semata-mata tugas Polisi. Dalam hal ini juga dituntut peran serta masyarakat,” ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni Sik.

Terjadi tindak pidana seperti curat, juga disebabkan oleh adanya kesempatan. Bahkan, kadang kala pelaku tidak memiliki niat tetapi karena ada kesempatan itu, akhirnya tindak pidana curat terjadi.

Seperti yang dilaporkan, Sepniwati (37) warga Desa Gudang Batu Kecamatan Lirik. Di mana ibu rumah tangga yang juga sebagai ibu kos itu melaporkan tindak pidana curat yang terjadi di rumahnya pada Senin (6/3) sekitar pukul12.46 WIB.

Berdasarkan keterangannya di Mapolsek Lirik, awalnya pelapor mendapat telepon dari anak kos yang tinggal dirumahnya atas nama Fika. Dari telepon itu, dirinya menerima laporan tentang adanya pencurian dua unit yakni merk accer dan merek HP dan uang Rp700 ribu.

Dengan laporan itu, pelapor berlari menuju kos tersebut dan menayakan langsung kepada anak kos apa yang sebenarnya terjadi di rumah kos tersebut. ‘’Setelah dicek, pelaku masuk ke rumah atas plafon. Hal itu terlihat plafon yang rusak dan atas kejadian itu korban mengalami kerugian mencapai Rp13 juta,” sebutnya.

Kejadian yang sama juga dilaporan Suputro Fitri Yatno (25) warga Kelurahan Sekip Hilir Kecamatan Rengat ke Mapolsek Kuala Cenaku. Korban melaporkan tentang curat racun rumput di warungnya.

Curat yang dialami korban diketahui pada Senin (6/3) sekitar pukul 05.30 WIB atas laporan orangtuanya Rubiati. ‘’Barang dagangan korban kehilangan beberapa merek racun rumput dengan kerugian mencapai Rp2.270.000,” terangnya.(riaupos)

Click to comment

The Latest

To Top