Pemprov Perangi Koperasi Abal-abal – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Pemprov Perangi Koperasi Abal-abal

KOLAKAPOS, Makassar–Pemprov Sulsel melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berkomitmen untuk membasmi serta mengantisipasi munculnya koperasi abal-abal yang dikhawatirkan bisa merugikan masyarakat.
Upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk tim koordinasi bersama kabupaten/kota. Tim ini terpusat di provinsi yang di dalamnya ada perpanjangan tangan Dinas Koperasi kabupaten/kota, kejaksaan, dan kepolisian.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Syamsu Alam Ibrahim mengatakan, meski saat ini baru satu koperasi abal-abal yang ditemukan di Sulsel, tepatnya di Kabupaten Gowa, masyarakat juga diminta dapat lebih jeli melihat koperasi yang tergolong abal-abal.
Dia menegaskan akan menindak koperasi abal-abal jika ada yang ditemukan.
“Jika ada informasi koperasi mencurigakan ataupun lembaga usaha yang mengorganisir untuk investasi yang cukup besar, tetapi tidak sesuai prosedur, maka akan langsung dihentikan,” kata Syamsu, akhir pekan lalu.
Lebih lanjut ia menjelaskan, modus yang biasa digunakan untuk menjaring masyarakat, koperasi abal-abal menggalang dana dari masyarakat. Seperti menjanjikan bunga keuntungan yang besar, serta iming-iming hadiah yang menggiurkan bagi masyarakat.
Misalnya satu bulan dapat sekian persen kemudian iming-iming hadiah. “Ini sudah banyak terjadi di Indonesia, bukan hanya di Sulsel saja. Oleh karena itu untuk cepat mengantisipasi hal ini maka kita bentuk tim koordinasi dengan seluruh kabupaten kota,” ujarnya.
Ia berharap, masyarakat dapat melapor pada agen-agen di daerah, ataupun pihak kepolisian, jika mengetahui ada lembaga usaha atau koperasi yang abal-abal seperti yang telah dijelaskan.
Syamsu menambahkan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi pada masyarakat, terutama jika ada kegiatan-kegiatan koperasi. Maka melalui gerakan koperasi tersebut ia melaksakan sosialisai agar masyarakat lebih waspada. Sosialisasi yang dilakukan juga tentunya secara bertahap. Untuk Diskop, sosialisasi dilakukan sesuai dengan bidang tugas, yakni melalui Dekopin dan Koperasi. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top