Palopo Terima Kucuran Dana Rp6 Miliar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Palopo Terima Kucuran Dana Rp6 Miliar

Net/ILustrasi

KOLAKAPOS, Palopo–Kota Palopo kembali mendapatkan kucuran bantuan sebesar Rp6 Miliar untuk pembangunan Pasar Andi Tadda tahap kedua tahun 2017.

Anggaran pembangunan tersebut berasal dari dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan RI.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Amaluddin. Menurut Amaluddin, kucuran bantuan sebesar Rp6 Miliar untuk pembangunan Pasar Andi Tadda yang terletak di Jl. Andi Tadda, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur ini akan dipergunakan untuk membangun Pasar Andi Tadda tahap kedua. Seperti kios dan lods yang berada disamping Pasar Andi Tadda.

”Alhamdulillah, Kota Palopo mendapatkan anggaran pembangunan Pasar Andi Tadda tahap kedua dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp6 Miliar,” sebutnya kemarin.
Pembangunan kios dan lods nantinya, sebut Amal, itu diperuntukkan bagi pedagang buah-buahan yang masih berjualan di luar pasar.

”Nantinya kios dan lods yang dibangun itu berada di samping pasar dan diperuntukkan bagi pedagang buah-buahan. Jadi nantinya tak ada lagi pedagang yang berada di luar berjualan. Semuanya akan dibangunkan kios dan lods agar mereka nyaman berjualan dan pembeli pun juga ikut nyaman dalam berbelanja,” jelasnya lagi.
Amal menjelaskan, pembangunan tahap pertama Pasar Andi Tadda itu menelan anggaran Rp10 Miliar dan untuk tahap kedua ini ada kucuran dana lagi sebesar Rp6 Miliar.

Untuk diketahui, penataan pedagang di Pasar Andi Tadda menggunakan sistem zonasi. Ada zona khusus pedagang kain/pakaian, ada zona pedagang sepatu/sandal, ada zona pedagang barang campuran, zona beras, zona penjual ikan, zona ayam/daging, dan zona sayur.

Pembangunan pasar rakyat modern di Kota Palopo berkat upaya lobi yang dilakukan Wali Kota HM Judas Amir pada Kementerian Perdagangan RI di Jakarta pada tahun 2014. Alhasil, Kota Palopo mendapat bantuan pembangunan revitalisasi pasar rakyat yang dimasukkan dari Dipa tugas perbantuan dari Kementerian Perdagangan.

Tahun anggaran 2015 sebesar Rp10 miliar. Dana inilah yang dipakai melaksanakan pembangunan tahap I Pasar Rakyat Modern Andi Tadda, yang pembangunannya mulai dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 dan rampung pekerjaan fisik bulan Februari 2016.

Untuk diketahui, luas bangunan PAT sekira 7.000 meter persegi dengan luas lahan sekira 1 hektar. Jumlah kios/lods 102 unit, dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) sebanyak 260 unit. Masih ada sekira 100 lebih PKL yang tidak tertampung. PKL tersebut selama ini beraktivitas di lokasi parkir. PAT ini dilengkapi pula satu mushollah dan enam unit WC umum, dan kantor di lantai dua.(palopopos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top