DPRD Sulsel Setujui Proyek SPAM – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

DPRD Sulsel Setujui Proyek SPAM

KOLAKAPOS, Makassar–Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulsel akhirnya menyetujui agar proyek kerjasama Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) Regional Maminasata, dan dilanjutkan disetujui lewat rapat Paripurna.
Rapat Bamus sebagai bagian penyempurnaan kerja sama untuk disahkan ke tingkat paripurna yang rencananya akan dilaksanakan Senin pekan depan. Hal tersebut dikemukakan Ketua Bamus DPRD Sulsel Haedar Madjid.
Menurut Haedar, hasil rapat dengan Komisi D Bidang Pembangunan bersama Pemprov Sulsel, telah menghasilkan kesimpulan akan ditetapkan persetujuan proyek SPAM pada rapat paripurna sebagai bagian dari aturan.
Haedar mengemukakan bila Bamus hanya menjalankan jadwal sesuai hasil rapat, kemudian dilanjutkan pada rapat Paripurna dan penandatanganan MoU bersama pihak pelaksanaan proyek. “Semua sudah dikaji oleh Komisi D dan disimpulkan, Bamus tinggal menjadwalkan rapat paripurnanya,” jelas legislator Partai Demokrat Sulsel ini.
Terpisah, anggota Komisi D DPRD Sulsel, Selle KS Dalle menambahkan, bila proyek SPAM merupakan program nasional yang dianggarkan melalui APBN dari dana Hibah senilai Rp2 triliun lebih untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA).
Adapun luas lahan untuk pembangunan SPAM seluas 4,8 hektare di wilayah Kabupaten Gowa. Sumber air berasal dari Bendungan Bili-bili akan didistribusikan ke wilayah Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar atau Maminasata. “Proyek tersebut dikelola Kementerian Prasarana Umum dan Perumahan Rakyat dengan ditangani dua Dirjen Kementerian yakni Cipta Karya dan Sumber Daya Air dan Mineral. Proyek ini sudah lama dibahas sejak 2010 lalu. Diperkirakan hasil air bersih bisa mencapai seribu liter perdetik mengaliri Makassar, Gowa, Maros dan Takalar,” katanya.
Kepala Dinas PSDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengungkapkan bila proyek tersebut berada di Dusun Bangka-bangkala, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Gowa, dan dananya bantuan hibah dari Pemerintah Pusat.
Selain itu itu, Andi darmawan mengemukakan bahwa dengan adanya IPA ini tentunya dapat menjawab ketersediaan air bersih, mengingat jumlah penduduk terus bertambah pertahunnya mencapai 300 ribu jiwa lebih yang saat ini sudah mencapai 1,9 juta jiwa lebih di wilayah tersebut.
Penandatanganan MoU dan perjanjian kerjasama dengan pihak Japan International Coperation Agency (JICA) akan dilaksankan dalam rapat paripurna di DPRD Sulsel.
Perjanjian tersebut sebagai persyaratan bagi pusat untuk melakukan kerjasama dengan pihak JICA dari Japan sebagai ahli dalam pengelolaan air bersih karena berpengalaman saat membuat Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top