Persiapan UN Sudah 50 Persen – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Persiapan UN Sudah 50 Persen

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Ujian Nasional tingkat SMA/SMK semakin dekat. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Terutama sekolah-sekolah yang akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sosialisasi pun gencar dilakukan. Termasuk try out intens digelar untuk mempersiapkan para siswa kelas 3 menghadapi UN.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, hingga saat ini, persiapan UN sudah sekitar 50 persen. Termasuk sekolah-sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK.
Namun, dari persiapan yang gencar-gencarnya dilakukan, ada persoalan yang membuat Kadisdik kecewa. Yakni terkait persiapan UNBK di Kabupaten Gowa.
“Ini yang buat saya kesal sekali. Masa Gowa hanya 5 sekolah yang siap UNBK. Disaat daerah lain mengatakan 50 persen siap, Gowa hanya 5 sekolah. Bayangkan,” kata None, sapaan akrab Irman, Kamis (2/3).
Hal itu diketahuinya usai melakukan sidak ke beberapa sekolah di Kabupaten Gowa, pekan lalu. Lima sekolah yang siap UNBK di Gowa, hanya ada empat sekolah negeri dan satu sekolah swasta. Padahal, kata None, setiap tahun, SMA/SMK di Gowa selalu mengajukan pengadaan komputer. Juga, Gowa adalah kabupaten yang memiliki sekolah terbanyak di Sulsel.
Alasan pihak sekolah pun beragam. Mulai dari keterbatasan peralatan hingga sumber daya Guru yang belum paham internet.
Menurutnya, jika alasan komputer sekolah tidak memadai, siswa bisa menggunakan laptop pribadi. Yang tidak memiliki laptop, barulah menggunakan komputer inventaris sekolah.
“Sangat tidak masuk akal. Saya bilang ke kepala sekolahnya, buat apa itu pengadaan komputer tiap tahun kalau tidak siap UNBK. Saya marah. Alasan tidak cukup komputer, kan bisa suruh siswa pakai laptop pribadi dulu, yang tidak punya laptop baru pakai punya sekolah,” kesalnya.

Kendati demikian, ia mengapresiasi daerah-daerah yang siap menjalankan UNBK tahun ini seperti Makassar, Pare-pare dan Palopo. Untuk Makassar sendiri hampir semua sekolah akan menjalankan UNBK tahun ini.
“Untuk Makassar sendiri sudah siap semua. Kita terus lakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Gowa ji ini yang bikin marah. Daerah lain bagus, mereka siap, meski hanya setengah persen saja,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar meminta ke seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik swasta maupun negeri yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mengadakan simulasi ujian kepada siswa maupun tenaga pendidik.
Hal tersebut dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada siswa maupun tenaga pendidik dalam mengoperasikan komputer. Sehingga ketika pelaksanaan UNBK berlangsung, siswa dengan lancar mengerjakan setiap soal yang ada.
“Tahun ini kami dorong semua sekolah baik swasta maupun negeri untuk melaksanakan ujian dengan sistem UNBK yang mulai dilaksanakan 2 Mei mendatang. Pelaksanaan UNBK nanti berlangsung selama empat hari. Dimana setiap hari, peserta hanya mengikuti satu mata pelajaran yang dimulai dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Ingris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,” jelas Sekretaris Disdik Kota Makassar, Hasbi, kemarin.
Ditahun ini, kata Hasbi, peserta UNBK ditingkat SMP di Kota Makassar mencapai 25 ribu peserta dari total sekitar 205 SMP di Makassar yang tergabung dengan jumlah SMP swasta dan SMP negeri. Sekolah yang belum memiliki fasilitas lengkap berupa komputer diminta untuk meminjam fasilitas di SMA dan SMK.
Apalagi Disdik Kota Makassar juga telah melakukan koordinasi dengan Disdik Provinsi Sulsel untuk membantu melancarkan pelaksanaan UNBK tingkat SMP yang akan digelar usai pelaksanaan UNBK tingkat SMA dan SMK.
“UNBK SMA dan sederajat itu digelar April, lebih awal dari UNBK SMP. Jadi bisaji SMP swasta ataupun negeri meminjam fasilitas baik itu gedung sekolah atau komputer untuk menggelar simulasi sampai dengan pelaksanaan UNBK. SMP swasta itu terbanyak masih belum memiliki fasilitas sarana UNBK seperti komputer dan kami sudah koordinasikan untuk itu,” katanya.
Untuk melancarkan pelaksanaan UNBK nantinya, Disdik Kota Makassar juga akan menyurat ke pihak PLN dan Telkom. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan listrik dan jaringan internet dapat tetap stabil saat pelaksanaan UNBK. Selain itu, pihaknya juga akan tetap menyediakan tim teknis ditiap sekolah yang sigap bergerak melakukan perbaikan komputer.
“Selain menyurat ke PLN dan Telkom, kita juga siapkan tim teknis yang siap membantu jika terjadi kendala atau masalah pada komputer. Pelaksanaan UNBK tahun ini juga sangat baik, karena integritasnya sudah tidak diragukan lagi apalagi dengan isu kebocoran soal. Itu kami pastikan sudah tidak ada lagi,” tambahnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top