Jemput dan Antar Akte Lahir Bayi ke Rumkit – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Jemput dan Antar Akte Lahir Bayi ke Rumkit

KOLAKAPOS, Gowa–Satu terobosan baru akan dilakukan jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gowa pada tahun 2017 ini. Terobosan itu menjadi sebuah program inovatif Dinas Dukcapil yang akan dikerjasamakan dengan pihak RSUD Syelh Yusuf serta seluruh klinik bersalin yang ada di Kabupaten Gowa.

Kadis Dukcapil Gowa, H Ambo didampingi Humas Dinas Dukcapil Gowa, Helmi Husain, kepada BKM di kantornya mengatakan, program ini merupakan bagian dari bentuk pelayanan prima yang dilakukan Dinas Dukcapil kepada masyarakat. Khususnya terkait pengurusan akte lahir bayi baru lahir.
Ini juga merupakan langkah guna menghindati calo-calo pelayanan urusan di dinas yang dipimpinnya baik untuk pengurusan e-KTP, KK maupun akte kelahiran. ”Ke depan, kami rancang inovasi untuk mempermudah masyarakat mendapatkan dokumen sipil. Untuk tahap pertama, kita akan bekerjasama dengan bagian persalinan RSUD Syekh Yusuf. Kemudian kita akan kerjasamakan juga kepada semua rumah sakit bersalin maupun klinik-klinik bersalin yang ada di Gowa,” jelas Ambo.
Inti kerjasama itu yakni akan menjemput dokumen lahir bayi yang baru lahir di rumah sakit (Rumkit) Syekh Yusuf. Kemudian dokumen akan diproses di Dinas Dukcapil lalu akte lahir itu akan dibawa dan diserahkan langsung kepada pemohon akte lahir tersebut atau orangtua bayi.
”Jadi program kami itu adalah membuatkan akte lahir bayi yang baru lahir secara langsung dan dengan cara mudah. Karena petugas kami yang akan datang menjemput dokumen kelahiran bayi tersebut di rumah sakit, begitu pihak rumah sakit menyampaikan bahwa ada ibu bersalin lahir hidup. Inilah bentuk program pelayanan prima kami kepada masyarakat. Dan layanan ini gratis,”” jelas Ambo seraya mengatakan program ini akan dijalankan bulan depan.
Dijelaskan, program ini merupakan langkah inovasi percepatan kepemilikan akte kelahiran bagi penduduk Gowa. ”Jadi pasien bersalin begitu keluar dari rumah sakit atau klinik maka dia juga akan bawa pulang akte lahir dari pemerintah. Jadi bukan lagi keterangan kelahiran. Tapi aslinya mi akte kelahiran,” kata Ambo.
Untuk persiapan menjalankan program itu, pihaknya sekarang mulai mendata rumah sakit dan klinik bersalin yang ada di Gowa. Namun untuk tahap pertama pelaksanaan program itu, pihaknya memulai dengan RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Dikatakan, ditahun 2017 ini pihaknya melakukan pembenahan kinerja. Apalagi saat ini Dinas Dukcapil menempati kantor yang baru di kompleks gabungan kantor dinas-dinas lingkup Pemkab Gowa.
”Dengan suasana kantor baru ini, kami pun meningkatkan kualitas pelayanan. Di setiap loket pelayanan kami usahakan dokumen warga yang masuk diselesaikan tidak lebih dari satu jam sudah selesai. Kecuali jika ada masalah teknis seperti listrik padam atau kepala dinas sedang keluar kantor. Sepanjang kepala dinas ada di tempat dan listrik juga tidak padam, maka berkas dokumen warga seperti e-KTP dan KK akan diselesaikan tidak lebih dari satu jam. Begitu juga dengan akte kelahiran, begitu dokumennya masuk maka tunggumi tidak akan lebih dari lima menit sudah selesai. Kalo banyak yang antre pun itu tidak sampai melewati 10 menit,” kata Kadis. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top