208 Unit Terbangun, 600 Menunggu Proses Izin – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

208 Unit Terbangun, 600 Menunggu Proses Izin

KOLAKAPOS, Palopo–Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palopo di tahun 2017 telah mencatat 208 unit rumah telah terbangun berdasarkan izin prinsip. Jumlah tersebut diinvestasikan oleh 5 Pengembang di Kota Palopo.

Menurut Kabid Perizinan Mardi, Rabu 1 Maret 2017 mengatakan jumlah pengembang yang melakukan pembangunan unit perumahan di tahun ini cukup signifikan. “Baru berjalan dua bulan di tahun ini, namun kami telah mencatat investasi properti sebanyak 208 unit dari 5 pengembang,” ucapnya. Hal itu menunjukkanmudahnya melakukan investasi di Kota Palopo oleh Pemerintah saat ini.

Sepanjang tahun ini pembangunan properti bakal terus menggeliat. “Saat ini kami masih memproses izin prinsip pembangunan 600 unit di wilayah selatan,” katanya. Pembangunan tersebut dilakukan diatas areal kurang lebih 10 hektar. Ditambah lagi sejumlah pengembang lainnya yang bakal melakukan investasi.

Pembangunan perumahan di Kota Palopo sendiri tidak lagi berpusat dalam kota saja. Saat ini para pengembang membuka perumahan di daerah luar seperti wilayah Batu, Telluwanua, Binturu, Songka, Latuppa, Dsb.

BACA JUGA: BI Siapkan Rp9,1 Triliun Selama Puasa dan Lebaran
Menurut akademisi STIEM Palopo, Halim Palatte, pemerintah Kota Palopo harus terus mendorong pihak swasta untuk melakukan pembangunan tersebut. Selain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, juga semakin membuka kawasan pemukiman bisa terbuka luas. “Namun peta wilayah pemukiman haruslah diatur dengan baik, agar kedepan tidak terjadi kepadatan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, menurut Halim infrastruktur jalan juga harus menjadi perhatian pemerintah. Misalnya dalam pengaturan jalan utama pada pembangunan kompleks perumahan. Misalnya jalan utama itu harus memiliki lebar paling kurang 6 meter, agar memudahkan infrastruktur masuk. Seperti listrik, pengaspalan, dan sebagainya.(palopopos/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top