Disdik Gelar Simulasi UNBK – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Disdik Gelar Simulasi UNBK

ILustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada Mei mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar akan menggelar kegiatan simulasi UNBK, besok 28 Februari.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar mengatakan, kegiatan simulasi yang rencana dilaksanakan disdik untuk memperkenalkan ke siswa terkait tata cara menjawab soal ujian.
“Tidak semua sekolah paham soal UNBK, sebab ada sekolah yang baru ikut dan ada juga yang belum tahu mekanismenya, sehingga dilakukan simulasi,” ungkapnya saat melakukan rapat dengar pendapat bersama dewan di Gedung DPRD Makassar.
Selain itu, jelas Ismunandar, simulasi UNBK juga bertujuan untuk mengecek kesiapan PLN dalam menyuplai listrik ke setiap sekolah yang melakukan UNBK demi kelancaran pelaksanaan UNBK. ” Kita juga mengecek dan menguji kekuatan daya jaringan internet yang akan disuplai oleh telkom termasuk pasokan listrik oleh PLN,” ujarnya.
Dia menambahkan, tahun ini dipastikan 192 sekolah menegah pertama (SMP) menggelar UNBK, sebab UNBK bukan lagi sebagai penentu kelulusan tapi sebagai pemetaan kualitas pedidikan di Kota Makassar. “Jadi hasilnya diyakini lebih transparan dibanding ujian konvensional, juga sebagai media yang tepat untuk melatih kejujuran siswa peserta didik,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil menuturkan, akan mengujungi PLN dan Telkom Indonesia untuk memastikan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan UNBK Mei mendatang.
“Sama seperti tahun lalu, pelaksanaan UNBK di back up oleh PLN dan Telkom. Kita harap mereka siap. Bukan hanya itu, kami minta sekolah yang sudah bisa melaksanakan UNBK untuk segera mendaftar sehingga setiap tahun ada penambahan kuota sekolah yang siap melakukan ujian UNBK,” tuturnya.
Legislator Fraksi PKS ini juga berharap agar PLN dan Telkom dapat memberikan garansi ketersedian listrik dan jaringan internet di saat UNBK dilaksanakan. Kendati waktunya masih dua bulan, dewan menginginkan seluruh perangkat telah siap dibawah.
“Persiapan harus segera rampung dari sekarang, dan kami juga akan melihat komputer yang digunakan dalam keadaan baik atau setengah rusak,” tutupnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top