17 Hibah Damkar Jepang Difasilitasi Nurdin Abdullah Ternyata Bekas – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

17 Hibah Damkar Jepang Difasilitasi Nurdin Abdullah Ternyata Bekas

Kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Jepang sebanyak 17 unit untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, yang difasilitasi Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, tampak berkarat dan mudah rusak karena rekondisi atau bekas.

KOLAKAPOS, Makassar–Bantuan berupa mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Jepang sebanyak 17 unit untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, beberapa waktu lalu, ternyata kendaraan rekondisi atau bekas. Tak pelak, kondisi ini membuat operasional kendaraan damkar tersebut lebih mahal biaya perawatan dan operasionalnya.

“Lama dulu itu kendaraan damkar disimpan di lapangan Pemprov Sulsel. Ya namanya bekas cepat berkarat. Kami sudah bagi ke daerah ternyata daerah mengeluhkan karena lebih mahal ongkos perawatannya,” ujar Ahmadi Akil, mantan Kepala Biro Aset Pemprov Sulsel di Makassar, Sabtu (25/2).
Bantuan berupa damkar tersebut difasilitasi Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah antara Pemprov Sulsel dengan pihak pemberi hibah dari Jepang.
“Saat ini sudah tidak ada lagi laporan keluhan pemkab dan pemkot (Pemerintah Kabupaten/Kota) se-Sulsel. Selain karena bukan saya di Biro Aset. Mungkin bosan mengeluh. Karena Makassar itu selalu mengeluh karena lebih berat di ongkos perawatan itu mobil damkar. Ya, namanya bekas dan rekondisi,” turur Ahmadi.
Bantuan berupa 17 unit damkar bekas dari Jepang untuk Pemprov Sulsel sempat berpolemik. Betapa tidak, kendaraan tersebut lama terparkir di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel. Sekira tujuh bulan dan menyebabkan berkarat sejumlah bagian mobil damkar tersebut.
Setelah didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota di Sulsel, kini keluhan bermunculan. Betapa tidak, operasional dan perawatan kendaraan damkar bekas tersebut lebih banyak dan selalu melebihi biaya perawatan yang disiapkan masing-masing pemkab/pemkot se-Sulsel melalui instansi Pemadam Kebakaran. (fajar)

Click to comment

The Latest

To Top