Terbakar Amarah, Sepupu Tewas Ditikam – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Terbakar Amarah, Sepupu Tewas Ditikam

KOLAKAPOS, Sidrap–Insiden penikaman yang berujung kematian terjadi di acara hajatan Desa Bela-Belawae, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, sekitar pukul 21.30 WITA, Rabu, (22/2) kemarin.

Zainuddin (35) meregang nyawa setelah ditikam oleh saudara sepupunya Rustam (21) dengan sebilah badik. Penikaman itu terjadi ditengah keramaian pengunjung hajatan.
Peristiwa berdarah itu bermula saat korban dan pelaku sama-sama menghadiri acara hajatan keluarga. Kala itu, salah satu rekan pelaku yang identitasnya belum diketahui memancing emosi korban dengan kata-kata yang tak pantas.
Seketika itu, korban naik pitam dan terpancing emosi sehingga hendak lari ke salah satu rumah keluarganya untuk mngambil parang, namun tiba-tiba pelaku datang menghadang dan langsung menikam korban di bahagian perutnya.
Meski hanya tertikam sekali oleh pelaku, namun luka yang dialami korban cukup dalam. Hal itu membuatnya tak bisa bertahan lama karena kehabisan darah dan akhirnya meninggal dunia sekira pukul 22.10 WITA saat dirawat di RS Siwa Kabupaten Wajo.
Kapolres Sidrap AKBP M.Anggi Naulifar Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong mengaku jika kasus itu sedang ditangani pihaknya. Polisi kata Anita sedang mengejar pelaku yang melarikan diri pasca kejadian itu.
Hasil penyelidikan polisi, menyebutkan jika insiden penikaman itu bermotifkan dendam lama antara korban dan pelaku.
Tahun 2013 silam, beber Anita, antara pelaku dan korban pernah berselisih paham tapi diselesaikan secara kekeluargaan di Kantor Desa Bela-belawae. Kala itu pelaku memiliki hubungan asmara terhadap salah satu keluarga korban yang sudah bersuami sehingga korban menasehati dan menegur pelaku.
“Tersangka sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Motif lain juga sementara kita dalami karena kita tentukan pasal yang diancamkan kepada pelaku apakah ada unsur perencanaannya atau tidak,” tandasnya. (bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top