Beraksi di 50 Titik, Raja Begal Tewas Ditembak – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Beraksi di 50 Titik, Raja Begal Tewas Ditembak

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Makassar–Berakhir sudah aksi kriminal Triputra alias Aswar (22). Warga Jalan Rappocini Lorong IV Makassar itu menemui ajal usai dihadiahi timah panas oleh polisi, Rabu malam (23/2). Sebutir peluru bersarang di dada kirinya.

Di kalangan polisi, Triputra dikenal sebagai raja begal. Tercatat sudah 50 kali ia beraksi melakukan kejahatan jalanan. Angka itu terhitung selama rentang waktu tahun 2015 hingga 2017. Dalam sejumlah aksinya, Aswar tak segan-segan melukai korbannya.
Tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) ini diamankan, Rabu (22/2) pukul 14.30 Wita. Ia diciduk di Jalan Sungai Cerekang. Penangkapan dilakukan tim Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin AKP Edy Sabhara bersama Kasubdit 2 Jatanras Ipda Arief Muda.
Bermula saat petugas menerima informasi keberadaan Aswar di kediaman mertuanya. Tak menunggu lama, tim resmob langsung bergerak. Lokasi keberadaan Aswar di Jalan Sungai Cerekang langsung dikepung.
Diapun dibekuk tanpa perlawanan. Selanjutnya digiring ke Mapolrestabes Makassar guna diperiksa lebih lanjut.
Kepada polisi yang menginterogasinya, Aswar mengakui jika selama ini dirinya yang mendalangi berbagai aksi begal di Makassar. ”Iya, Pak. Kira-kira sudah 50 titik. Biasanya, kalau korban tidak mau menyerahkan barang miliknya, saya bersama teman melukainya,” ujarnya.
Usai dimintai keterangan, selanjutnya petugas menggiring Aswar untuk dilakukan pengembangan. Dia diminta menunjukkan lokasi melakukan aksi begal.
Sayangnya, dalam perjalanan Aswar berontak. Ia berusaha kabur dari petugas yang membawanya. Upaya persuasif dilakukan polisi dengan memberikan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Namun tersangka mengabaikannya.
Petugas tak ingin tangkapannya kabur. Langkah kaki tersangka langsung dihentikan dengan tembakan yang melumpuhkan. Doorr…Sebutir peluru menerjang bagian dada sebelah kiri tersangka. Aswar pun tumbang.
Tubuhnya yang sudah tak berdaya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun, di perjalanan Aswar meninggal.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi, mengakui jika Aswar merupakan tersangka begal yang cukup sadis. Ia berhasil diringkus di Jalan Sungai Cerekang. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya melakukan begal di 50 titik. (lihat boks).
”Pada malam hari pukul 19.30 Wita dilakukan pengembangan. Tersangka dibawa untuk menunjuk titik lokasi aksinya. Di perjalanan tersangka mencoba melarikan diri dari kawalan anggota,” terang Endi, Kamis (23/2).
Menurut mantan Kabid Humas Polda Sulsel, jajarannya sudah melalui prosedur untuk melumpuhkan Aswar. Seperti memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Hanya saja, tersangka tetap berusaha kabur. Sehingga peluru ditembakkan ke bagian tubuh dan mengenai dada kiri.
”Tersangka kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara. Namun, meninggal di perjalanan,” ujarnya.
Jenazah Aswar selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara, sambil menunggu pihak keluarga datang mengambilnya. Kamis dinihari jasadnya dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin, menyebut tersangka Azwar sudah masuk DPO kasus begal sejak 2015. Catatan sementara dari laporan polisi sejajaran Polrestabes Makassar, tercatat 50 kali sudah tersangka melakukan aksi begalnya.
”Tersangka juga mengaku sudah lima kali menganiaya pengendara di jalan raya menggunakan badik, busur dan anak panah,” kata Kompol Burhanuddin. (bkm/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top