Legislator Setuju UPTD PK5 – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

SULSELBAR

Legislator Setuju UPTD PK5

KOLAKAPOS, Makassar–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendukung pembentukan UPTD Pedagang Kaki Lima (PK5) untuk mendongkrat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar kedepannya.
Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Amar Bustanul mengatakan, keberadaan UPTD PK5 akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Bukan hanya itu, dengan adanya UPTD otomatis PK5 bisa lebih tertata dan retribusi dapat ditarik dengan maksimal.
Dia juga berharap agar pemerintah memberi fasilitas kepada pengunjung, seperti menyediakan akses internet dan rest area atau taman agar lebih menarik dikunjungi masyarakat.
“Pemerintah Kota Makassar perlu menata PK5 berkelas dunia sesuai visi dan misi menjadikan Makassar kota dunia,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Busranuddin Baso Tika juga mengatakan, pendapatan dari pedagang kaki lima selama ini tidak terlalu besar. Hal itu dipicu kerena penataan tidak terfokus alias masih amburadul. “Kami apresiasi langkah wali kota yang punya perhatian lebih terhadap PK5, ini akan memperbaiki kota sekaligus penghasilan pedagang,” ujarnya.
Menurut dia, terbentuknya PK5 Center yang tersebar di sejumlah titik strategis dalam Kota Makassar akan memberikan nuansa baru, karena PK5 sudah tidak terlihat kumuh dan dapat menjadi sarana wisata.
“Pengelolaan UPTD PK5 akan semakin memperbesar pendapatan pedagang dan pemerintah,” katanya.
“Pembangunan yang baik tak hanya membuat masyarakat nyaman berbelanja, Bahkan saya meyakini PK5 Center akan menjadi tempat bagi pelajar/mahasiswa untuk berdiskusi. Saat ini warkop jadi tempat idaman para pelajar untuk berkumpul, namun kedepan akan berlih di PK5 jika telah beroperasi,” ujarnya.
Dengan demikian, roda perekonomian di Makassar bisa meningkat lebih cepat karena perputaran uang semakin baik. masyarakat dan pengguna jalan yang selama ini malas belanja di PK5 maka ke depan menjadi idaman.
“PK5 harus menyajikan jualan yang berbeda-beda, seperti jika PK5 1 menjajakan kopi maka PK5 lainnya jenis yang lain,” tambahnya.(bkm/fajar)

Click to comment

The Latest

To Top