Teknisi Bank Curi Rp100 Juta – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

HUKUM & KRIMINAL

Teknisi Bank Curi Rp100 Juta

gelar ekspos: Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Willy Andrian ekspos kasus pencurian cash set ATM Bank BTN sejumlah Rp100 juta dengan tersangka berinisial MMA, di halaman Mapolsek Pekanbaru Kota,

KOLAKAPOS, Pekanbaru–MA (22) warga Jalan Pesantren, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru yang merupakan teknisi Bank BTN Cabang Pekanbaru ditangkap Polsek Kota Pekanbaru, Senin (20/2/2017) sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku ditangkap karena diduga mencuri dua cash set ATM Bank BTN dengan yang berisi uang tunai Rp100 juta.

Berawal dari laporan pihak manajemen Bank BTN, tentang adanya pencurian dua unit kaset ATM plus uang tunai senilai seratus juta, Polsek Kota melakukan penyelidikan dan pulbaket terhadap laporan tersebut.

Dari hasil penyelidikan tersebut, pihak kepolisian mengamankan pelaku MA, selanjutnya dilakukan pengembangan dan penggeledahan di mobil pelaku dan ditemukan uang Rp7 juta yang identik dengan uang yang ada di brangkas ATM Bank BTN tersebut.

Tidak hanya sampai di situ, petugas kembali melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan berhasil menemukan barang bukti dua unit cash set ATM berwarna hitam yang disimpan di bawah tempat tidur kamar pelaku. Serta uang tunai Rp80 juta.

Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Willy Andrian dikonfirmasi mengatakan, pelaku merupakan salah sorang teknisi di bank tersebut. “Dia teknisi bank itu. Saat kita lihat rekaman CCTv, tersangka ini sempat kelihatan di Bank BTN,” katanya.

Dijelaskan Willy, tersangka beraksi lebih kurang 30 menit untuk mencuri 2 buah cash set Bank ATM dengan jumlah uang Rp100 Juta. Bahkan sebelum melakukan aksinya tersangka sempat mematikan kamera CCTv yang ada di dalam ATM tersebut. Setelah berhasil mengambil 2 cash set, tersangka kemudian melarikan diri dan berhasil ditangkap di rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan lanjutnya, pelaku diamankan di Polsek Pekanbaru Kota dengan barang bukti dua unit cash at ATM dan uang tunai Rp 87 juta.

Tersangka sempat mengunakan uang hasil curian tersebut untuk memperbaiki mobil dan foya-foya. “Sisanya itu untuk keluarga Rp6,5 juta, cat dan asesoris mobil Rp3 juta, karaoke Rp1,5 juta, beli sepatu Rp500 ribu, sisanya kurang lebih Rp1,5 juta untuk foya-foya,” ungkap Wily.(riaupos)

Click to comment

The Latest

To Top