Cetakan Terbatas, Penyebaran Uang Baru 2016 Bertahap – KOLAKA POS

KOLAKA POS

EKOBIS

Cetakan Terbatas, Penyebaran Uang Baru 2016 Bertahap

Rmol.co/Uang

KOLAKAPOS, Pekanbaru–Sejak resmi diluncurkan akhir 2016 lalu, uang cetakan baru 2016 memang belum merata dalam penyebarannya di wilayah Indonesia bahkan di Provinsi Riau. Penyebarannya baru mencapai angka 3 persen dan belum banyak diketahui masyarakat. Hal ini disebabkan penyebaran uang keluaran 2016 secara bertahap.

Tak hanya itu tahapan penyebaran uang baru ini masih terbatas lantaran masih banyak beredarnya uang cetakan lama masih layak digunakan. Sehingga, BI lebih fokus memperkenalkan dan menyosialisasikan uang baru di tengah tingginya penggunaan uang lama.

Informasi tersebut diungkapkan Ketua Tim Sistem Pembayaran Perwakilan Bank Indonesia Riau, Ahmad P Subarkah kepada Riau Pos, Selasa (21/2). Ia juga mengatakan, penyebaran uang baru akan dilakukan secara bertahap di tahun ini.

“Dalam waktu dekat kami akan mengeluarkan kembali uang baru 2016. Dikeluarkannya uang baru secara bertahap dikarenakan pencetakannya juga tidak bisa dilakukan dalam jumlah yang besar,” katanya.

Ditanya mengenai berapa total uang yang beredar dan akan dicetak, Barkah begitu didisapa tak mau menjawab. Dia hanya memastikan uang pecahan baru akan beredar luas sampai pelosok.

Menurutnya, BI pun gencar melakukan sosialisasi pengenalan uang rupiah baru di setiap kalangan. Seperti hari ini (kemarin, red) sedang ada sosialisasi uang baru untuk guru-guru di aula lantai 3 gedung Perwakilan BI Riau. Tak hanya sosialisasi, pihaknya juga menggelar roadshow dan juga rutin menyediakan layanan penukaran uang baru di waktu tertentu.

“Kami tidak hanya melayani penukaran uang lusuh setiap hari Senin dan Selasa,”tarangnya.

Saat ini, lanjutnya, seluruh bank yang ada di Pekanbaru sudah mendapat penyebaran uang baru, akan tetapi jumlahnya masih terbatas. Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan BI untuk memperkenalkan uang baru ini di antaranya melakukan kas keliling ke daerah-daerah.

Pihaknya jugamelakukan pelayanan penukaran uang dalam jumlah kecil, terus sosialisasi memperkenalkan uang baru, dan meminta pihak-pihak perbankan membantu memperkenalkan uang baru.

“Pada saat melakukan penukaran uang lusuh, kami juga biasanya memberikan beberapa nominal uang terbitan baru, tapi tidak semua, sisanya kita tetap beri uang baru dengan cetakan lama, karena persediaan uang baru memang masih terbatas,” jelasnya.(rmol.co)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top